Home / Pena_VJB / Kaki More, Mumi Tanpa Zat Pengawet (1)

Kaki More, Mumi Tanpa Zat Pengawet (1)

Bagikan Halaman ini

Share Button

mumi kakimore

 

Moral-politik.com. Anda mungkin sudah pernah melihat mumi atau mayat yang diawetkan dengan berbagai zat pengawet. Anda mungkin tidak percaya kalau ada mumi yang tanpa zat pengawet. Jika Anda ingin tahu, datang saja ke Ende. Mumi tanpa zat pengawet ini berada di Kampung Wolondopo, Desa Nuaone, Kecamatan Detusoko. Jarak dari Kota Ende sekitar 40-an kilometer arah timur.  Mumi tanpa zat pengawet inilah yang membedakan dengan mumi lainnya.

Proses terjadinya mumi ini pun tidak diketahui warga kampung Wolondopo. Keberadaan mumi di Kampung Wolondopo baru diketahui  sekitar tahun 1953. Saat itu di Kampung Wolondopo terjadi angin kencang dan merobohkan sebatang pohon beringin tua, tempat disemayamkan jenazah seorang Mosalaki atau penguasa adat Wolondopo, bernama Kaki More.

Anehnya, meski pohon beringin itu tumbang, tetapi peti jenazah Kaki More tidak rusak. Hanya papan penutupnya yang terbuka. Dan… betapa kagetnya warga kampung Wolondopo saat itu, karena jenazah Kaki More masih tetap utuh.

Akhirnya warga setempat serta para penerus dan keturunan Mosalaki Kaki More pun membuat sebuah tempat khusus untuk semayamkan jenazah tersebut dalam sebuah peti yang ditempatkan pada rumah khusus, disamping tempat ritual adat atau dalam bahasa setempat disebut H(K)anga.

Kabar soal jasad Kaki More yang masih utuh mulai tersiar dari mulut ke mulut. Kabar itu sampai juga di telinga salah seorang pejabat di Dinas Pariwisata Kabupaten Ende saat itu. Si pejabat itu pun ingin memastikan kabar tersebut dengan mengunjungi kampung Wolondopo pada tahun 1973.

rumah mumi kaki more

Setelah melalui ritual khusus dan peti dibuka,  masyarakat semakin terkejut  karena jenazah yang sejak tahun 1953 diketahui telah menjadi mumi tetap utuh dan tidak rusak. Hal tersebut membuat masyarakat Kampung Wolondopo semakin yakin bahwa Sang Mosalaki yang mereka cintai bukan merupakan orang sembarangan. Penerus keturunan Kaki More pun mengakui, jika nenek mereka itu semasa hidupnya selalu jujur, berwibawa dan juga sakti.

Baca Juga :  Inilah Nara Sumber Moral-politik.com Terkait Bencana Benanain

Akhirnya sang pejabat tersebut membantu  menyiarkan keberadaan mumi tersebut, hingga dikenal sampai saat ini.  Mumi Kaki More, kini disemayamkan khusus dalam sebuah rumah kecil yang selalu terkunci dan hanya dapat dibuka oleh penerusnya. (Sil Sega)

bersambung

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button