Home / Pena_VJB / Kampanye Paket Sama: Sedih 4 Tahun Ronda dihadiahi disclaimer

Kampanye Paket Sama: Sedih 4 Tahun Ronda dihadiahi disclaimer

Bagikan Halaman ini

Share Button

KAMPANYE (6)

 

Moral-politik.com. Diperkirakan 7.000 penduduk di Kecamatan Lobalain menghadiri kampanye rapat umum pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao, Drs.Elisa Suki-Drs.Marthen L. Henuk yang berlangsung di Kelurahan Metina, Jumat (26/7) kemarin.

Pantauan wartawan, pelaksanaan kampanye yang berlokasi di sekitar sekretariat paket sama dihadiri ribuan warga asal sejumlah desa dan kelurahan di Kecamatan Lobalain. Sebelum dilaksanakan kampanye, masa pendukungnya sempat melaksanakan konvoi ke sejumlah titik di Kota Ba’a.

Usai melaksanakan konvoi, warga langsung mengantar pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao, Drs.Elisa Suki-Drs.Marthen L. Henuk menuju tempat kampanye yang mendapat pengawalan ketat oleh aparat kepolisian dari Polres Rote Ndao.

Saat kampanye berlangsung, diramaikan oleh sejumlah juru kampanye diantaranya Ketua DPC PPN, W.R.Solokana, Ketua DPC PKB, Anwar Kia, Ketua DPC PAN Rote Ndao, Adrianus Ndu Ufi.

Jurkam lainnya yang tampil yakni Gabriel Mooy, Hanok Lenggu, David Ludji, Gerson Lapenangga calon Bupati, Drs.Elisa Suki dan Wakil Bupati Rote Ndao Drs.Marthen L. Henuk.

Para jurkam tersebut dalam orasinya menghimbau pendukungnya agar tidak terpengaruh dengan berbagai isu yang sengaja disebarkan oleh kandidat tertentu serta praktek money politic yang dilakukan.

Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao, Hanok Lenggu dalam orasinya mengatakan, bila rakyat salah memilih pemimpin dalam Pilkada mendatang akan membawa dampak yang buruk bagi pembangunan Rote Ndao selama lima tahun kedepannya.

Pada kesempatan itu juga, dirinya merasa sedih dengan pengelolaan keuangan Kabupaten Rote Ndao selama empat tahun terakhir yang terus dihadiahi disclaimer oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Nusa Tenggara Timur.

Sedangkan Calon Wakil Bupati Rote Ndao dalam orasinya pada kesempatan itu menjelaskan soal sejumlah pendanaan yang masuk ke Rote Ndao yakni soal Raskin dan BLSM.

Baca Juga :  Wisatawan Dievakuasi dari Menara Eiffel Pasca Polisi Terima Ancaman Bom

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rote Ndao itu mengatakan hal tersebut disebabkan karena berkembang isu bahwa bantuan tersebut masuk ke Rote Ndao atas perjuangan kandidat tertentu.

Dijelaskannya, kedua bantuan tersebut masuk ke Rote Ndao merupakan program pusat yang berlaku secara nasional dan bukan atas perjuangan kandidat tertentu.

“Jangankan manusia, setan yang pimpin pun bantuan itu tetap ada karena itu program pemerintah pusat!” tandasnya.(lima)

Pencarian Terkait:

  • Ketua dpc PAN ROTE NDAO

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button