Home / Sport / Kefamenanu: Angkot Mogok, Ojek Laris Manis

Kefamenanu: Angkot Mogok, Ojek Laris Manis

Bagikan Halaman ini

Share Button

14

 

Moral-politik.com. Beberapa hari terakhir ini, sejumlah ojek merasa sangat senang dengan tidak beroparasinya angkutan kota di Kefamenanu. Pasalnya, aksi tersebut membawa keberutungan bagi para tukang ojek.

Seorang Tukang Ojek di Kelurahan Sasi, Viktor, mengaku biasanya penghasilan bersih yang diperoleh tiap hari di bawah Rp 40.000, namun sejak beberapa hari terakhir ini penghasilannya meningkat.

“Kalau jauh sebelum adanya mogok para angkot, penghasilan yang kami peroleh di bawah Rp40 ribu, tetapi beberapa hari terakhir ini kalau kita keluar pagi, siangnya sudah bisa dapat sampai Rp 50 ribu,” ungkapnya.

Begitupun Anis, warga kelurahan Benpasi. Dia mengaku, tiga hari terakhir penghasilannya lebih baik dari hari-hari sebelumnya.

“Saya kebetulan ojek motor sendiri, biasanya normal penghasilan bersih rata-rata Rp 35.000, tapi dengan adanya angkot tidak beroperasi penghasilan saya lebih meningkat. Tiga hari ini rata-rata di atas Rp 50.000,” ungkapnya.

Ketika ditanya bagaimana komentar Anda tentang tidak beroperasinya angkota, Anis mengatakan, pihaknya sangat bersyukur.

“Semakin lama semakin baik, biar kami tidak susah-susah cari penumpang dan rezeki juga terus bertambah untuk kami para tukang ojek ini,” tutupnya. (amy)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Baca Juga :  Perlunya Variasi Tempat Bercinta

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button