Home / Sport / Kejari Atambua Dituntut Bereskan Semua Kasus Korupsi

Kejari Atambua Dituntut Bereskan Semua Kasus Korupsi

Bagikan Halaman ini

Share Button

wewe

 

Moral-politik.com. Kerja keras dan kejujuran dalam menuntaskan kasus korupsi dengan tidak menerima “amplop”, adalah hal yang patut diacungi jempol. Dan harus dibuktikan bahwa “pencuri” yang telah ditangkap karena ketahuan “memakan” uang negara, harus diproses sesuai peraturan hukum yang berlaku. Dan, jangan pernah membiarkan “pencuri” itu menikmati kebebasan.

Adalah Roberthus M. Tacoy yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Atambua, dituntut masyarakat Kabupaten Belu untuk segera membereskan semua kasus-kasus korupsi yang hingga kini masih tersimpan di laci meja Kejaksaan Atambua. Dan laci-laci meja Kejaksaan yang masih terisi dengan “dosa-dosa” para pejabat itu, harus segera dibuka untuk memulai persidangan. Jika menunda persidangan, maka kasus tersebut akan mati di tempat.

“Kasus Ambulance yang melibatkan Fabianus Lau dan Yeswalde Mali, hingga kini masih dalam tahapan banding. Pihak PN Tipikor Kupang sudah putuskan, tapi terdakwa masih ajukan banding. Kita tidak pernah membiarkan terdakwa untuk menikmati kebebasan. Kami tetap melakukan persidangan, walau pun ada yang berusaha menyogok kami. Kami tidak terima hasil sogokan tersebut. Hukum harus ditegakkan!” kata Kejari Atambua, Roberthus M. Tacoy.

Ditanya mengenai kasus-kasus korupsi yang hingga kini masih mengendap di Kejaksaan Atambua, apakah akan “diuangkan”? Dengan tegas Kejari Atambua menjawabnya: “Untuk kasus Dinkes Belu ada 2 kasus yang telah digabungkan menjadi satu. Kesulitannya itu adalah Tim Jaksa ada di Atambua dan sidangnya di Kupang. Intinya, kami tetap bereskan semua kasus itu!” (Felix)

 

Baca Juga :  50 Sekolah Ditunjuk Sebagai Penyelenggara Kurikulum 2013

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button