Home / Pena_VJB / Kejati NTT: Jika Ada Bukti, Mantan Kakanwil Agama Bisa Jadi TSK

Kejati NTT: Jika Ada Bukti, Mantan Kakanwil Agama Bisa Jadi TSK

Bagikan Halaman ini

Share Button

caaasa

 

Moral-politik.com. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT)  kini telah menahan tiga tersangka yaitu Herman Mada Handamai, Sebastian Balu selaku PPK, dan Damianus Wae selaku Bendahara, yang tersandung kasus dugaan korupsi perjalanan dinas fiktif pada Kantor Wilayah Agama NTT tahun anggaran 2010, sebesar Rp 2 miliar, yang  merugikan negara Rp 1,2 miliar.

Kepala Kejaksaan Tinggi NTT  kepada wartawan, Sabtu (27/7) mengatakan, saat ini kasus dugaan korupsi itu masih dalam tahap pengembangan oleh penyidik, tidak menutup kemungkinan jika dalam pengembangan mantan kepala Kantor Wilayah Agama NTT, Frans Sega bisa ditetapkan menjadi tersangka.

“Jika dalam pengembangan kasus itu oleh penyidik Kejati NTT, bisa jadi mantan Kakanwil Agama NTT, Frans Sega bisa dijadikan tersangka, namun saat ini masih dalam tahap pengembangan, “ katanya.

Sihite  mengatakan, dalam kasus itu penyidik masih melihat peranan dari mantan Kakanwil Agama NTT, Frans Sega, jika memang alat bukti surat keterangan saksi banyak yang mengarah pada mantan Kakanwil Agama NTT, maka bisa jadi dirinya dinyatakan sebagai tersangka, namun dilihat dari peranannya seperti apa.

Selain itu, lanjutnya, jika para tersangka dan saksi-saksi yang diperiksa dalam kasus itu memiliki alat bukti pendukung yang dapat menyeret mantan Kakanwil Agama NTT, Frans Sega maka dipastikan dirinya bisa dijadikan tersangka berikutnya dalam kasus itu.

“Penyidik masih terus melakukan pemeriksaan, penyidik masih lihat porsinya jika memang ada alat bukti pendukung bisa dijadikan tersangka,“ katanya.

Menurut Sihite, sesuai dengan pasal 184 KUHP, keterangan saksi, keterangan ahli dan alat bukti dan keterangan tersangka yang telah ditahan yang didapat sangat kuat dalam kasus itu, tidak menutup kemungkinan Frans Sega bisa dijadikan tersangka dalam kasus itu.

Baca Juga :  Hermanus Man : Jabatan Saya Bukan Diberi Walikota

“Penyidik harus tahu dulu peranannya seperti apa dalam kasus itu, jika keterangan saksi, keterangan saksi ahli, alat bukti, dan keterangan tersangka mendukung maka bisa jadi tersangka!“ tegasnya.

Namun, lanjutnya, saat ini pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi untuk diketahui lebih jelas siapa yang paling berperan dalam kasus itu. Muda-mudahan dalam pemeriksaan didapatkan alat bukti kuat untuk bisa menetapkan tersangka berikutnya. (richo)

 

 

 

 

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button