Home / Sport / Ketua DPRD Kota Kupang: Standart NEM Tinggi, Siswa Tak Terakomodir

Ketua DPRD Kota Kupang: Standart NEM Tinggi, Siswa Tak Terakomodir

Bagikan Halaman ini

Share Button

SONY DSC

 

Moral-politik.com. Standart NEM yang ditetapakan Dinas PPO Kota Kupang sebesar  6,5 terlampau tinggi, membuat sebagian besar siswa/i tidak terakomodir saat mendaftar.

“Nem yang ditentukan terlampau tinggi,” kata  Ketua DPRD Kota Kupang, Tellend Mark Daud kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (08/07/2013).

Melihat kondidsi tersebut, pihak DPRD Kota Kupang telah melakukan koordinasi dengan Dinas PPO Kota Kupang untuk menurunkan standar NEM yang ditetapkan.

Ia mengisahkan,  setelah melakukan koordinasi, akhirnya Dinas PPO menyetujui sehingga Dinas PPO Kota Kupang menurunkan Standart Nem yang ditetapkan dari 6,5 menjadi 5.

“Jadi pada pendaftaran SMK minggu lalu, ternyata NEM yang ditetapkan Dinas PPO itu terlalu tinggi yakni 6,5 keatas, padahal NEM anak-anak kita banyak yang tidak memenuhi standar sehingga ini perlu dikaji lebih bijak lagi,” katanya.

Jika tetap menggunakan standar NEM yang ada, kata Tellend, maka tentu banyak anak yang tidak bisa mendaftar pada suatu sekolah tertentu, padahal kuota yang ditetapkan cukup banyak. Bahkan kata Tellend, standar NEM yang ditetapkan yakni 6,5 ini sudah diturunkan menjadi

5,5 namun masih banyak juga yang tidak memenuhi standar yang ada.

“Kemarin waktu pendaftaran SMK, Pemkot lewat PPO sudah menurunkan standar NEM menjadi 5,5 tapi toh banyak juga yang tidak memenuhi standar, sehingga kuota yang disiapkan tidak terpenuhi,” katanya. (Ikzan)

Baca Juga :  Panitia Sail Komodo Belum Tahu Status 12 Perahu Layar di Pantai Kupang

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button