Home / Pena_VJB / Ketua DPRD Minta Pemkot Tegas Soal Pembangunan Gedung BI

Ketua DPRD Minta Pemkot Tegas Soal Pembangunan Gedung BI

Bagikan Halaman ini

Share Button

Lokasi BI yang masih beraktifitas

 

Moral-politik.com. Pemerintah Kota Kupang (Pemkot) diminta tegas dalam menyikapi persoalan pembangunan degung Bank Indonesia (BI), dimana gedung tersebut tidak memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Demikian dikatakan Ketua DPRD Kota Kupang Tellend Mark Daud, (4/7) saat dimintai tanggapannya  terkait polemik pembangunan degung BI.

“Kita minta Pemkot Kupang harus tegas, sebab sebagai penguasa wilayah yang memiliki kewenangan dalam mengeluarkan berbagai ijin, termasuk IMB harus tegas dalam kasus ini!” tandas Tellend.

DPRD Kota Kupang, kata Tellend Mark Daud, telah mengeluarkan rekomendasi supaya pembangunan gedung BI dihentikan sementara sambil semua ijin selesai diurus. Dengan demikian maka jika ada aktifitas lanjutan dan tidak sesuai dengan rekomendasi DPRD maka Pemkot harus melakukan pengawasan melekat dan harus bertindak tegas.

“Dalam kasus ini, kami tidak mau menyalahkan sipa-siapa, baik itu pihak BI maupun pihak Hutama Karya sebagai Kontraktor pelaksana. Yang kami minta di sini supaya pemkot harus tegas. Kalau memang tidak ada IMB maka sebuah pembangunan wajib dihentikan!” tegas Tellend.

Pihaknya menyayangkan, jika Pemkot tidak bisa melakukan pengawasan terhadap berbagai pembangunan yang ada, karna pengurusan IMB akan memberi kontribusi terhadap Pandapatan Asli Daerah (PAD) Kota.

Pihaknya meminta agar Pemkot tidak boleh mentolerir setiap pelanggaran pembangunan yang ada di Kota Kupang sehingga memberikan rasa keadilan bagi masyarakat.

“IMB ini kan berdampak bagi peningkatan PAD. Kalau hal-hal seperti ini saja tidak diawasi dengan baik, maka bagimana mereka meningkatkan PAD Daerah ini?” ketus Tellend.

 

Baca Juga :  Pilkada NTT: Di Sikka, 12 TPS Ditangani 1 Orang

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button