Home / Sport / Mahasiswa Kupang Dikeroyok Kala Mengerjakan Proposal

Mahasiswa Kupang Dikeroyok Kala Mengerjakan Proposal

Bagikan Halaman ini

Share Button

10

 foto: ilustrasi

 

Moral-politik.com. Semri Fallo (26) salah satu mahasiswa yang tinggal di Jalan Salak, RT 22/RW 09 Keluarahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang harus menderita luka karena dikeroyok di kediamannya sendiri, ketika dirinya bersama para pelaku yang juga rekan mahasiswanya sedang mengerjakan proposal.

Semri mengalami peristiwa itu pada, Minggu (28/7) sekitar pukul 23.00 Wita. Peristiwa pengeroyokan itu akhirnya langsung dilaporkan ke Mapolresta Kupang Kota untuk diproses sesuai aturan  yang berlaku.

Semri kepada Brigpol. Mikael Ndiwa di ruang SPKT Polres Kupang Kota mengatakan, dirinya dianiaya oleh Tofan Fallo dan Bruno Sesfao di kediamnnya di Jalan Salak. Semri mengatakan, kejadiannya berawal ketika kedua pelaku mendatangi rumahnya sekitar pukul 23.00 Wita untuk mengerjakan proposal. Awalnya kedua pelaku datang dengan cara mengetuk pintu rumahnya.

Saat itu, katanya, dirinya langsung mempersilahkan keduanya untuk duduk dan mengerjakan proposal secara bersama-sama. Hendak mengerjakan proposal, salah satu dari mereka langsung memukuli dirinya dan langsung terjatuh.

Saat dirinya hendak bangun, katanya, salah satu pelaku lagi langsung memegang dirinya dan Tofan Fallo langsung memukuli dirinya secara berulang-ulang di bagian wajah. Karena dikeroyok dan terancam, dirinya berteriak minta tolong kepada tetangga.

Karena takut, lanjutnya, kedua pelaku lari meninggalkan dirinya dalam keadaan tak berdaya. Beberapa saat kemudian kedua pelaku kembali lagi dengan memebawa dua rekan mereka lainnya yakni Henki Taneo dan Roi Fallo untuk kembali mengeroyok korban. Akibat peristiwa itu korban mengalami luka pada bagian wajah dan pipi.

Kasubag Humas Polres Kupang Kota, Iptu. Januarius Mau, Senin (29/7) membenarkan adanya laporan polisi yang dibuat oleh Semri. Dia mengatakan, saat ini tim penyidik sedang melakukan penyilidikan atas kasus itu. Perbuatan pelaku diatur dan diancam dalam pasal 351 KUHP. (richo)

Baca Juga :  Kasus Bronjong Lasiana Disidik Jaksa

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button