Home / Sport / Masalah Tukar Guling Tanah Unimor Tuntas Sudah

Masalah Tukar Guling Tanah Unimor Tuntas Sudah

Bagikan Halaman ini

Share Button

Pertemuan Pemkab TTU dan Menhut

Moral-politik.com. Masalah tukar guling tanah Dinas Kehutan di km 9, termasuk kompleks Universitas Timor dipastikan sudah aman, karena telah mendapat restu dari Menteri Kehutanan Republik Indonesia,  H. Zulkifli  Hasan, belum lama ini di Jakarta, yang difasilitasi Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional Kabupaten Timor  Tengah Utara.

Ketua DPD II PAN TTU, Miguel Ati, Kamis kemarin menjelaskan, dalam pertemuan pemerintah Kabupaten TTU yang dihadiri oleh Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes, Wakil Ketua DPRD TTU, Gildus Bone, Rektor Unimor Sirilius Seran, Ketua Yayasan Cendana Wangi Kefamenanu, Frans Uskono, Kepala Dinas Kehutanan TTU, Martinus Toleu dan Ketua DPD II PAN pada 18 Juli lalu, Menteri Kehutanan telah memberikan restu atas permohonan tukar guling tanah kehutanan di km9  Naiola dengan  tanah di Nansean.

“Dengan restu ini maka dengan sendirinya, tanah di km9 yang selama ini dipolemikkan dan juga selama ini ikut menghambat proses penegerian  Universitas Timor sudah selesai,“ ungkapnya.

pertemuan Pemkab TTU dan menhut RI 18 juli

Dia menjelaskan, pertemuan dengan Menteri Kehutanan ini insiatif murni dari Pemkab TTU dan pihak Unimor  bersama pihak Yayasan Cendana Wangi, kami hanya diminta untuk memfasilitasi, kebetulan Menteri Kehutanan sebelumnya adalah pengurus PAN,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, apa yang dilakukannya bersama Pemkab TTU tidak ada muatan lain-lain, semuanya dilakukan hanya untuk kebaikan dan kemajuan masyarakat  Timor Tengah Utara.

“Kami hanya membantu masyarakat TTU terkait polemik status tanah di Km 9 ini sesuai kemampuan dan kapasitas kami,” ungkapnya.

Dia juga membatah keras, kalau kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan politik pada pemilu 2014 mendatang.

“Saya tegaskan, semua itu tak ada kaitannya dengan politik, termasuk  pemilu legislatif 2014. Sekali lagi itu semua ini murni demi kemajuan masyarakat TTU,” ungkap Miguel. (amy)

Baca Juga :  Kota Kupang: Harga Kedelai Pengaruhi Produksi Tahu-Tempe

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button