Home / Pena_VJB / Masyarakat TTU Harus Peduli Bencana Benanain, Ada Korban Jiwa & Harta

Masyarakat TTU Harus Peduli Bencana Benanain, Ada Korban Jiwa & Harta

Bagikan Halaman ini

Share Button

Foto Bencana Banjir Benenain, Kabupaten Malaka 2013 (1)

 

Moral-politik.com. Masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) diminta untuk memberikan kepedulian terhadap para korban bencana banjir Benanain, Kabupaten Malaka dengan memberikan bantuan untuk meringankan beban Masyarakat yang korban harta benda, dan ada korban jiwa.

Permintaan itu disampaikan Pembina Orang Muda Katolik (OMK) Lingkungan St. Stefanus Anjani Paroki St. Yohanes Pemandi, Naesleu Keuskupan Atambua, Yulius Zakarias Tahu, kemarin.

Menurut Yulius,  bencana banjir yang terjadi di Besikama beberapa waktu lalu itu cukup parah, dimana banyak rumah warga yang rusak, tempat ibadah, kendaraaan roda dua milik warga, ternak serta stock pangan warga terbawa banjir dan hingga korbannya.

Pihaknya bersama pengurus OMK St. Stefanus Anjani pada Minggu (30/6) melakukan kunjungan ke daerah bencana.

“Memang benar, bencana kali ini cukup parah, banjir dan lumpur masuk dan merusak rumah-rumah warga, bahkan di gereja paroki Besikama ketinggian lumpur mencapai 1,5meter. Selain itu ternak dan kendaraan roda dua yang terbawa banjir, juga ada korban nyawa,” ungkapnya tanpa merinci berapa banyak korban nyawa.

Karena itu, dia merasa terpanggil untuk meminta partisipasi masyarakat  di Kabupaten TTU untuk ikut memberikan kepedulian dalam meringankan beban para korban.

“Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, setidaknya sudah dapat meringankan beban para korban bencana Benanain. Kita harus peduli terhadap para korban benacana terutama kaum muda, tidak saja kepada korban bencana Benanain, tetapi kepada siapa saja yang ditimpah bencana,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, OMK St. Stefanus Anjani yang disponsori oleh Yulius Tahu bersama Ketua OMK, Martinus Anapah  dalam aksi turun ke jalan untuk penggalangan dana bagi para korban  bencana Benanain, sejak Sabtu (29/6) lalu berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 6.104.900. Dana tersebut direnacanakan akan diserahkan  tanggal 6 – 7 Juli mendatang melalui paroki Besikama.

Baca Juga :  Pikirnya Gubernur NTT ke Lokasi Bencana Benanain, Padahal Polres Belu

Dana Rp 6 juta lebih ini yang berhasil dikumpulkan itu terdiri dari penggalangan dana di jalan pembagian bunga dan pembagian stiker di toko dan kios, sebesar  Rp 4.147.500.

Sementara yang lainnya berasal dari sumbangan sukarela umat di 2 yakni Paroki St. Yohanes Pemandi Naesleu dan Paroki St. Antonisu Padua sasi melalui kota amal yang dititipkan  oleh OMK Lingkungan St. Stefanus Anjani, Paroki Naeleu di depan kedua gereja itu pada Minggu (30/6). Total dana dari kotak amal di depan gereja Naesleu sebesar Rp 1.147.500 sedangkan di kotak amal di gereja Sasi sebesar Rp 167.000.

Dana tersebut, kata Yulius yang ditemui di kantor Yabiku mengatakan, masih berpeluang untuk bertambah. Karena ada permintaan umat di paroki Naesleu ke pastor Paroki agar kotak tersebut kembali ditempatkan di depan gereja pada Minggu (7/7) mendatang. (amy)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button