Home / Pena_VJB / Nyawa 2 Nelayan Melayang Ditembak Oknum Polair Manggarai

Nyawa 2 Nelayan Melayang Ditembak Oknum Polair Manggarai

Bagikan Halaman ini

Share Button

DSC09414

 

Moral-poltik.com. Pelaku penembakan terhadap dua nelayan asal Pulau Pemana, Kabupaten Sikka di perairan Reo, Kabupaten Manggarai adalah anggota Polair Polres Manggarai.

Dikonfirmasi wartawan, Jumat (5/7),  Kepala Bidang Humas Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) Ajun Komisaris Besar Okto George Riwu,  membenarkan jika pelaku penembakan terhadap dua nelayan di perairan Reo, Kabupaten Manggarai adalah anggota Polair.

“Saat ini aparat kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap dua anggota Polair  yang diduga menembak dua nelayan asal Desa  Pemana, Pulau Pemana, Kabupaten Sikka. Keduanya sedang diperiksa, apakah menyalahi prosedur atau tidak,” katanya.

Menurutnya, dua korban tewas ditembak itu yakni Salim Al Asis, 16 tahun dan Bahrudin Labaho, 48 tahun. Kedua korban mengalami luka tembak di mata bagian kiri. Kedua korban bersama  14 nelayan lainnya menggunakan Kapal Motor Nelayan (KMN) Putri Kembang mencari ikan di Selat Sape.

Dia menjelaskan, kejadian itu bermula saat anggota Polair Polres Manggarai melaksanakan  patroli di perairan Reo dan menemukan nelayan-nelayan yang menggunakan bahan peledak untuk menangkap ikan.

Dia mengaku masih perlu melakukan konfirmasi untuk mengecek nama dua anggota pelaku  penembakan itu.

Sebagaimana diketahui, dua nelayan asal Desa Pemana, Pulau Pemana Kabupaten Sikka, Nusa  Tenggara Timur (NTT), Bahrudin Labaho (45) dan Salim Al Azis (16) yang adalah anak buah Kapal  Motor Nelayan Putri Kembar, menjadi korban penembakan orang tidak dikenal di  perairan antara Reo dan Riung, Kabupaten Manggarai, sekitar 2 mil dari darat.

Korban langsung meninggal di tempat, sementara pelaku penembakan melarikan diri. Peristiwa ini  terjadi pada Kamis (4/7) sekitar pukul 17.00 Wita. Dengan kapal motor yang sama, rekan-rekan  korban sebanyak 14 orang langsung membawa korban pulang ke Desa Pemana.

Baca Juga :  Bawaslu NTT: Dugaan Politik Uang di TTS & Flotim Sudah di Kepolisian

Sebelum pulang kampung, korban masih sempat diotopsi di RSUD TC Hillers Maumere. Salim Al  Azis terkena tembakan di bagian mata sebelah kiri. Sedangkan Bahrudin Labaho terkena tembakan  di bagian belakang kepala. Seusai otopsi, korban langsung dibawa ke Pemana dengan menggunakan  kapal motor yang sama.***(AVI)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button