Home / Sport / Olak Ladjar: Bawahan Tidak Boleh “Melawan”

Olak Ladjar: Bawahan Tidak Boleh “Melawan”

Bagikan Halaman ini

Share Button

Lukas Olak Ladjar-- Mantan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Belu (1)

 

Moral-politik.com. Mantan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belu, Lukas Olak Ladjar yang telah memasuki masa pensiun, memberikan peringatan atau warning kepada Pejabat Pengganti Sementara (PGS), Fransiskus Manek yang hari ini, Senin (1/7) diambil sumpah dan dilantik oleh penjabat yang mewakili Kakanwil Depag NTT, Eusabius Binsasi di aula Kemenag Belu.

“Sebagai pejabat tidak boleh ada system “menjajah” bawahannya. Jika ada bawahannya yang melanggar aturan dan perintah pemimpinya, maka sebagai pemimpin harus memanggil dan membina bawahan tersebut, agar bawahan tersebut dapat mengetahui kesalahan dan mau memperbaikinya. Dan bawahan juga tidak boleh “melawan” sehingga tidak boleh “dirotan” oleh pemimpinnya.

Olak Ladjar mengingatkan, tidak boleh ada system “menjajah” terhadap bawahannya. Dan bawahannya juga harus mendukung Pak Frans Manek yang hari ini dilantik sebagai pejabat sementara, sambil menanti kepala kantor yang baru.

“Bawahan harus tahu diri, jangan keras kapala dan jangan melawan atasanmu. Saling hargai dan mendukung dalam pekerjaan dan tugas masing-masing, agar masyarakat dapat dilayani dengan baik,” nasihatnya. (Felix)

Baca Juga :  Sebalnya Sefti Kepada Wanita-wanita Fathanah yang “Matre”

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button