Home / Pena_VJB / Paket De Bes (5) Janji Rote Ndao Sejahtera, Bebas KKN & Takut Tuhan

Paket De Bes (5) Janji Rote Ndao Sejahtera, Bebas KKN & Takut Tuhan

Bagikan Halaman ini

Share Button

9

 

Moral-politik.com. Calon Bupati Rote Ndao Ir. David Detaq, M.Si yang berpaket dengan Ir. Alfred Alfonso Bessie, yang kesohor dengan nama Paket De Bes mengatakan, dirinya bukan asal-asalan maju sebagai Calon Bupati Rote Ndao periode 2013-2018 lantaran melihat banyak orang berjuang untuk mendapat pintu partai dan melalui jalur independen, tetapi keputusannya itu melalui observasi dan pengkajian mendalam tentang kondisi objektif  Rote Ndao yang sangat memprihatinkan, selama 11 tahun jadi daerah otonom terpisah dari indung semangnya Kabupaten Kupang.

Dihubungi melalui telpon selular, Rabu (10/7) Calon Bupati David Detaq membeberkan permasalahan paling menonjol di Rote Ndao, yang sangat mengusik martabat hati nurani masyarakat Rote Ndao, baik yang berada di Rote Ndao itu sendiri maupun di perantauan, yaitu masalah pendidikan, ekonomi, pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya, dan kharakter manusia Rote Ndao yang takut Tuhan.

Indikator ketertinggalan pendidikan yang sangat kuat menonjol, kata David Detaq, dari 126 ribu penduduk Kabupaten Rote Ndao, sekitar 95 persen atau kurang lebih 120 ribu penduduk berijazah Sekolah Menengah Atas (SMA) ke bawah.

“Pendidikan harus diberikan perhatian serius, sebab dengan system pendidikan yang baik akan melahirkan generasi muda Rote Ndao yang cerdas, mampu menjawab tantangan pembangunan dan kemajuan zaman, terutama mampu membuka kesempatan kerja minimal bagi dirinya sendiri, sehingga tidak menggantungkan diri kepada pemerintah melalui sektor formal,” katanya.

Calon Bupati David Detaq prihatin dengan kebijakan kepala daerah selama ini, yang secara nyata-nyata belum memberikan perhatian serius terhadap dampak dari lonjakan jumlah tenaga kerja.

Di bidang pendidikan, kata David Detaq, dirinya mengakui angka kelulusan cukup baik, tetapi yang jadi soal, jumlah alumnusnya terus bertambah tapi tak ditunjang dengan penyediaan lapangan kerja. Akibatnya, jumlah angka pengangguran  Rote Ndao melonjak tajam sekali.

Baca Juga :  Ini Hasil Survei Kompas: Andaikan Jokowi Tak Maju "Nyapres"?

Wakil Ketua DPRD Rote Ndao ini juga menyayangkan perhatian pemerintah Rote Ndao di bidang kesehatan. Menurutnya, seyogyanya untuk terciptanya masyarakat sehat tak hanya selesai dengan menyediakan sarana pelayanan kesehatan.

“Bicara tentang kesehatan bukan soal berapa banyak bangunan sarana kesehatan yang telah dibangun, tetapi bagaimana perhatian yang diberikan sejak janin bayi atau berada dalam kandungan ibu. Bicara soal kesehatan bukan hanya sekadar bicara pencegahan dan pemberantasan penyakit. Untuk meningkatkan kesehatan warga, kita harus memikirkan bagaimana rakyat yang menjadi raja yang harus dilayani Bupati dan Wakil Bupati terpilih  mengkonsumsi makanan empat sehat lima sempurna. Bukan tunggu orang nikah dan orang mati baru makan empat sehat lima sempurna,” urainya.

Calon Bupati Rote Ndao yang diusung Partai PPI, Pelopor, PDI, Matahari Bangsa, PIS, Pemuda Indonesia, Barnas, Demokrasi Pembaruan, dan Demokrai Kebangaan ini menyayangkan “hari gini” masih banyak masyarakat Rote Ndao yang Buang Air Besar (BAB) sembarangan.

“Jadi, perhatian kami akan sektor kesehatan berada dalam skala prioritas. Kita tidak mungkin berbicara soal Rote Ndao yang maju kalau rakyat kita masih sakit, masih BAB di sembarang tempat!” tandasnya.

Hal lain yang disoroti David Detaq, Paket De Bes adalah pemerataan pembangunan dan hail-hasilnya. Menurutnya, ada banyak ketimpangan pembangunan antara satu kecamatan dengan kecamatan lainnya, antara satu desa dengan desa lainnya, antara satu kelurahan dengan kelurahan lainnya, lebih-lebih antara satu RW/RT dengan RW/RT lainnya. Akibatnya, terjadilah kecemburuan sosial antarmayarakat lalu mendampak pada sikap apatisme untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan.

“Jika De Bes dipercaya masyarakat untuk menjadi pelayan masyarakat Rote Ndao lima tahun ke depan, kami akan memberikan perhatian yang adil dan merata tanpa membeda-bedakan kecamatan, kelurahan, desa, RT/RW satu dengan yang lainnya. Prinsipnya, semua adalah bagian dari Kabupaten Rote Ndao yang harus diberikan perhatian amat serius!” janji David Detaq.

Baca Juga :  Masyarakat Indonesia di AS Desak PDIP Capreskan Jokowi

Lalu, soal kharakter takut Tuhan, kata David Detaq, yaitu melalui kerjasama dengan pemimpin-pemimpin agama untuk meningkatkan iman dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sehingga dalam kurun waktu lima tahun ke depan, terciptalah Rote Ndao yang aman, damai, sejahtera lahir bathin, dan bebas korupsi, kolusi dan nepotisme.

“Berikanlah kepercayaan kepada De Bes nomor undian 5 untuk menjadi pelayan masyarakat Rote Ndao 5 tahun ke depan. Marilah kita saudara-bersaudara bersatu padu membangun Rote Ndao yang jauh lebih baik dari 11 tahun telah menjadi daerah otonom ini. De Bes janjikan perubahan signifikan supaya Rote Ndao jadi The Best!” ajaknya, sekaligus menutup wawancara melalui telpon. (Erny)

 

 

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button