Home / Sport / Paket DEBES Bertekat Percepat Pelaksanaan APBD!

Paket DEBES Bertekat Percepat Pelaksanaan APBD!

Bagikan Halaman ini

Share Button

1

 

Moral-politik.com. Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Rote Ndao beberapa tahun belakangan terus molor, bahkan melewati pertengahan tahun anggaran menjadi pemicu stagnannya roda perekonomian Rote Ndao.

Hal ini disampaikan Calon Bupati Rote Ndao, Drs.David Detaq, M.Si saat ditemui di kediamannya.

“Pelaksanaan APBD di Rote Ndao yang terus terlambat menjadi penyebab aktivitas perekonomian kita terhambat. Pelaksanaan APBD harus cepat dan tepat waktu. Lihat saja, pelaksanaan kegiatan yang dibiayai APBD terus molor menyebabkan aktivitas ekonomi kita terhambat,” terangnya.

Selain itu kata David, roda perekonomian Rote Ndao cukup terhambat karena kebanyakan pekerja di Rote Ndao termasuk Pegawai Negeri Sipil berdomisili di Kupang.

“Kita lihat saja, banyak PNS di sini rumahnya di Kupang sehingga peredaran uang di Rote Ndao sangat sedikit karena uang hasil kerja mereka larinya ke Kupang,” ungkapnya.

Hal lain yang menyebabkan roda perekonomian Rote Ndao terhambat sebutnya, disebabkan karena aksesibilitas transportasi yang masih lemah.

“Untuk meningkatkan pendapatan masyarakat maka aksesibilitas transportasi perlu dibuka sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. Kalau aksesibilitas tidak dibuka maka akan menimbulkan high cost (biaya tinggi), kondisi seperti itu yang terjadi di Rote saat ini,” terangnya.

Disamping memperhatikan aksesibilitas lanjutnya, bila keduanya terpilih dalam pemilukada mendatang, pihaknya akan berupaya mendatangkan investor. Untuk memasukan investor lanjutnya, hal yang diperhatikan adalah penyediaan sarana pendukung seperti lokasi tempat berinvestasi.

“Kendala yang terjadi selama ini adalah soal kepemilikan lahan. Kebanyakan investor tidak ke Rote karena pertikaian kepemilikan lahan sangat tinggi. Kami akan berupaya untuk mefasilitasi sertifikasi tanah. Kalau status kepemilikan tanah jelas, maka investor pasti nyaman,” katanya.

Ditambahkannya, perhatian terutama sarana transportasi ke sentra produksi perlu diberi perhatian yang serius. Hal itu kata David, dimaksudkan untuk memudahkan warga mengangkut produknya.

Baca Juga :  Rencana Aksi Mogok Perajin Tahu Tempe Dibatalkan

“Kita akan berupaya untuk membuka isolasi ke kantong-kantong produksi untuk perlancar aktivitas ekonomi. (lima)

 

 

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button