Home / Sport / Panwas Diminta Awasi Penyelenggara & Peserta Pemilu

Panwas Diminta Awasi Penyelenggara & Peserta Pemilu

Bagikan Halaman ini

Share Button

3

 

Moral-politik.com. Anggota Tim Advokasi Banwaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Manbait, Selasa (9/7) di Kefamenanu meminta kepada para Pengawas Pemilihan Umum Pemilu Legislatif untuk selalu mengawasi setiap langkah dan tindakan para penyelenggara dan peserta Pemilu 9 April mendatang.

Sebab menurut Viktor, dari pembelajaran yang ada selama ini, yang sering melakukan pelanggaran dan kejahatan pemilu adalah penyelenggara dan peserta pemilu baik partai politik maupun para caleg. Sementara masyarakat biasa jarang melakukan pelanggaraan pemilu.

Viktor Manbait  yang ditemui di sela-sela memfasilitasi kegiatan Bimtek bagi 72 anggota Panwacam Pileg di restoran Litani Kefamenanu mengatakan, ada 4 bentuk pelanggaraan yang sering dilakukan oleh penyelenggaran dan peserta pemilu, diantaranya penggunaan fasilitas negara, penyalahgunaan jabatan dan kekuasaan, pengklaiman terhadap program yang sedang berlangsung, dan manipulasi acara adat untuk kepentingan  politik  dari pihak-pihak tertentu.

Menurut Viktor, 4 bentuk pelanggaran ini akan masih tetap terjadi di provinsi NTT ini, bahkan volumenya makin tinggi.

“Karena itu, inilah satu tantangan besar bagi panwas dalam menunjukkan integritasnya sebagai pengawas pemilu di tanah air,” ungkapnya.

Lebih jauh Direktur Lakmas mengatakan,  untuk mengurangi berbagai pelanggaran dari penyelenggara dan peserta pemilu,  sejak awal pemahaman anggota panwas perlu ditingkatkan, sehingga dapat menjalankan tugas pengawasan secara baik.

“Kendala kita selama ini, anggota panwas, terutama panwascam kapasitasnya beragam dan terbatas, kemudian motivasi menjadi panwas pun beragam. Sehingga kita berharap lewat bimtek, jati diri mereka dapat diperkuat, pemahaman dan kemampuan mereka ditingkatkan, mereka dibekali berbagai regulasi sehingga dapat memahami tugas dengan baik, meskipun kita sadar bimtek dalam waktu dua hari sebenarnya tidak cukup untuk memberikan pemahaman yang utuh.

Kendati demikian, kata Viktor, pihaknya berharap dengan sedikit pengetahuan yang diperoleh selama bimtek, para anggota panwascam dapat menunjukkan jati diri dan integritas diri sebagai seorang pengawas pemilu, sehingga benar-benar mewujudkan pemilu yang bebas, jujur dan adil  sesuai asasnya. (amy)

Baca Juga :  Ayah Sarlince, TKW yang Disiksa Mogok Makan dan Minum

 

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button