Home / Pena_VJB / Paul SinlaeloE: Metode dan Dana Promosi Sail Komodo Dipertanyakan

Paul SinlaeloE: Metode dan Dana Promosi Sail Komodo Dipertanyakan

Bagikan Halaman ini

Share Button

7

Moral-politik.com. Pernyataan Kadis Pariwisata Provinsi NTT tentang promosi pariwisata NTT, terutama dalam rangka pelaksanaan Sail Komodo 2013 melalui mulut ke mulut, hingga kini masih menuai protes dari beberapa kalangan, salah satunya adalah Anggota PIAR NTT, Paul SinlaeloE.

Menurutnya, Strategi yang dilakukan oleh Kadis Pariwisata NTT tersebut masih menggunakan cara tradisional.

“Di era digital ini, kalau masih gunakan promosi melalui mulut ke mulut itu sudah ketinggalan zaman, karena kini bukan era tradisional lagi,” ungkap Paul.

Ia menegaskan, publik patut mempertanyakan dana promosi yang dikeluarkan oleh Pemprov NTT itu dikemanakan saja sehingga hingga kini event Sail Komodo 2013 yang dikonsepkan oleh Pemerintah Pusat, sebagai salah satu cara menduniakan Komodo, dan sekaligus untuk meraup devisa Negara yang cukup signifikan adem-adem saja.

“Pasalnya, jika ada alokasi anggaran sebesar Rp 1 miliar untuk promosi, lebih baik anggaran tersebut digunakan dengan cara bekerja sama dengan mitra kerja pariwisata seperti PHRI, para Guide, Biro Perjalanan Wisata, dan para usahawan pariwisata lainnya, terutama yang punya akses kuat di seluruh pelosok dunia sehingga banyak wisatawan yang berkunjung ke NTT, dan dengan begitu Devisa Negara meningkat, Pendapatan Asli Daerah meningkat, dunia usaha di NTT bergerak dinamis, hasil-hasil produksi masyarakat terjual habis,” ujarnya.

“Kalau ada  anggaran Rp 1 miliar kenapa harus gunakan cara tradisional, ya?” tukasnya, sembari tersenyum. (Ikzan)

 

 

 

 

 

 

 

Baca Juga :  Belanda Minta Maaf Atas Kekejaman di Indonesia Tahun 1946-1947

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button