Home / Sport / Pemuda Desa Minta Pemkab TTU Dekatkan Pelayanan

Pemuda Desa Minta Pemkab TTU Dekatkan Pelayanan

Bagikan Halaman ini

Share Button

Para pengurus Karang taruna

Moral-politik.com. Sejumlah pengurus Sanggar Anak dan Karang Taruna di Kecamatan Biboki Moeneleu dan Kecamatan Bikomi Utara meminta kepada pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) untuk mendekatkan proses pencatatan kelahiran anak di tingkat kecamatan.

Pengurus Sanggar Anak Desa Napan, Reva Kolo, Pengurus  Karang Taruna Desa Oepuah Utara, Ida Uskono dan Pengurus Karang Taruna Desa Tes, Antonius Kefi mengukapkan hal tersebut saat menjadi narasumber pada dialog interaktif yang diselenggarakan Yayasan Mafefa Timor dengan Plan Kefamenanu yang didukung oleh Uni Eropa, tadi sore di RSPD TTU.

Menurut  mereka, dengan mendekatkan pelayanan di tingkat kecamatan maka selain dapat mengurangi biaya operasional pengurusan akta, juga dapat meningkatkan jumlah pendapatan daerah, karena semakin banyak anak yang mau mengurus akta kelahiran.

“Ya, kalau pemerintah kabupaten memperpendek jarak pelayanan maka otomatis biaya yang dikeluarkan masyarakat jadi berkurang, sehingga banyak yang urus. Contoh kami di Mena, Oepuah Utara kalau mau ke Kefa membutuhkan uang ojek sebasar Rp 70.000 ditambah makan, jadi kalau 2 atau tiga kali kita datang ajukan permohonan, kemudian cek hingga dapat akta tentunya lebih dari 2 kali ke Kefamenanu untuk urus akta, sehingga kita butuh anggaran besar sementara hidup kami juga susah,” ungkap pengurus Karang Taruna Oepuah Utara, Ida  Uskono dalam dialog tersebut.

Hal yang sama juiga diungkapkan oleh Antonius Kefi dari Karang Taruna Tes, Bikomi Utara dan Reva Kolo dari sanggar Anak Desa Napan. Menurut mereka, sudah saatnya pemerintah memikirkan cara untuk memperpendek jarak pelayanan pencatatan kelahiran, jika ingin memperbaiki  kondisi kepemilikan akta bagi anak TTU.  (amy)

 

Baca Juga :  Erny Naolin Ajak Perempuan TTU Berpolitik

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button