Home / Sport / Penerimaan Siswa Bermasalah? Lapor Ombudsman & PIAR

Penerimaan Siswa Bermasalah? Lapor Ombudsman & PIAR

Bagikan Halaman ini

Share Button

41

 

Moral-politik.com. Ombudsman perwakilan NTT-NTB, dan LSM PIAR NTT membuka Posko Pengaduan Penerimaan Siswa Baru (PPPSB). Dua lembaga ini memberi kesempatan kepada para orangtua calon siswa baru, untuk mengadu jika terjadi masalah atau ada yang tidak beres dalam proses penerimaan siswa baru.

Kepala Perwakilan Ombudsman NTT-NTB, Darius Beda Daton mengatakan, lembaganya bersama LSM PIAR membuka posko pengaduan. Ini untuk antisipasi terulangnya berbagai persoalan yang terjadi pada setiap tahun ketika pembukaan tahun Pelajaran baru.

“Posko pengaduan sudah dibuka sejak 24 Juni lalu. Posko ini akan ditutup pada 30 juli nanti,” katanya.

Darius Beda Daton mengatakan, pemantauan dan pos pengaduan  ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat NTT terkait proses penerimaan siswa baru. Selain  itu, menerima laporan atau pengaduan dan menyelesaikan masalah hingga proses pendaftaran ulang serta memberikan saran atau rekomendasi kebijakan pada pemerintah di semua tingkatan.

Dia menambahkan, dalam pos pengaduan tersebut, Ombudsman dan LSM PIAR NTT akan mencatat, mengidentifikasi dan menganalisa setiap pengaduan yang masuk untuk dijadikan bahan bagi reviuw kebijakan pendidikan, terutama kebijakan terkait dengan penerimaan peserta didik baru di tahun yang akan datang.

Menurut Darius Beda Daton, masalah yang selalu terjadi setiap tahun terutama di sekolah-sekolah negeri adalah membludaknya pendaftaran, adanya pungutan terhadap siswa yang diterima dan mendaftar ulang dalam bentuk uang, kursi dan meja dengan alasan keterbatasan meja dan kursi, masuk lewat pintu belakang alias meski tidak lulus seleksi tapi tetap bisa terdaftar sebagai siswa pada sekolah tertentu dengan modal nota dinas dari pejabat tertentu, serta pungutan biaya pendaftaran untuk pengadaan topi, dasi, seragam maupun pungutan biaya SPP selama satu semester sekaligus, sehingga memberatkan orangtua peserta didik baru.

Baca Juga :  Wanita Ini Ditahan Polisi Karena Foto Bugil di depan Sekolahnya Dulu

Dia berharap siswa, orang tua atau  wali yang merasa dirugikan oleh kebijakan sekolah dalam  penerimaan siswa baru, menyampaikan laporan ke kantor Ombudsman NTT atau ke  Kantor LSM PIAR NTT. Laporan bisa disampaikan lewat telepon  0380-829262 dan 0380- 627917. (Sil Sega)

 

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button