Home / Sport / Penyelidikan Caleg Bermasalah Kewenangan Polisi

Penyelidikan Caleg Bermasalah Kewenangan Polisi

Bagikan Halaman ini

Share Button

22

foto: ilustrasi

 

Moral-politik.com. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rote Ndao serahkan sepenuhnya untuk pengusutan atas penggunaan ijazah palsu yang diduga digunakan salah seorang calon anggota legislatif asal Partai Demokrat Kabupaten Rote Ndao.

Hal ini disampaikan Ketua KPU Rote Ndao, Berkat F. Ngulu kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (16/7).

“Sesuai hasil verifikasi yang dilakukan Dinas PPO Kabupaten Rote Ndao atas ijazah yang dimasukan para Caleg, tidak ada yang bermasalah. Kalau memang ada ijazah milik para caleg bermasalah maka polisi yang berkewenangan untuk menyelidikinya,” katanya.

Menurutnya, bila ijazah dari caleg asal partai demokrat tersebut terbukti bermasalah, sesuai aturan pihaknya akan menganulir yang bersangkutan dari pencalonan.

“Kalau memang benar bahwa yang bersangkutan gunakan ijasah palsu maka tidak dapat dicalonkan. Tetapi sampai sejauh ini belum ada pengaduan dari masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Rote Ndao, Tarsis Toumeluk yang ditemui wartawan sebelumnya mengatakan, salah seorang calon anggota legislatif  asal Partai Demokrat Kabupaten Rote Ndao yang telah didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Rote Ndao diduga menggunakan ijazah palsu.

Tarsis mengungkapkan, Caleg asal Partai Demokrat atas nama Welem Paulus tersebut saat memasukan berkas diduga menggunakan kopian ijazah palsu.

“Ada indikasi bahwa foto copy ijasah yang dimasukan oleh caleg atas nama Welem Paulus adalah bukan ijasah miliknya tetapi ijazah milik orang lain yang kemudian dipalsukannya. Dokumennya kami sudah kantongi dan akan dilakukan identifikasi,” ungkap Tarsis.

Dikatakannya, sesuai dokumen yang diperoleh pihaknya dari KPUD Rote Ndao ditemukan dua foto copy ijasah yang diserahkan Welem Paulus. Dari dua copian ijazah tersebut, satu diantaranya sudah dilegalisir dan satunya lagi belum dilegalisir.

Baca Juga :  Kebutuhan Rp 1 miliar Harus Dianalisa Kimpraswil NTT

“Kami sudah klarifikasi persoalan ini ke KPUD. Sesuai hasil klarifikasi kami, ternyata persoalan ijazah milik Welem Paulus ini telah berlangsung sejak tahun 2004 lalu. saat itu sempat ditangani Polres Rote Ndao tetapi sudah SP3 kan karena saat ini yang bersangkutan membuat laporan kehilangan ijasah,” terangnya.

Lebih jauh Tarsis mengungkapkan, sesuai dokumen copian ijasah milik Welem Paulus yang dikantongi pihaknya serta sesuai informasi yang diperoleh pihaknya, ijasah Sekolah Teknik Menengah (STM) yang diserahkan Welem tersebut diduga copian atas ijasah milik Marthen Paulus.

Dikatakannya, dalam copian ijasah bernomor seri 21 OC OU  0078967 dengan nomor induk 291 tahun lulus 26 April 1986 tersebut diduga ijazah aslinya bukan milik Welem Paulus.

Sebab menurutnya, sesuai informasi awal yang diperoleh pihaknya, ijasah yang dikeluarkan STM Negeri Ende dengan kepala sekolah, Ir.Muljo Bunjamin tersebut dikantongi oleh Marthen Paulus bukan Welem Paulus.

Tarsis menambahkan, persoalan itu sedang dalam proses investigasi pihaknya dan saat ini pihaknya tengah berupaya untuk meminta klarifikasi dari pihak-pihak yang terkait dengan permasalahan itu.(lima)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button