Home / Sport / Petrus Bala Bationa: Di mana Kerugian Negaranya?

Petrus Bala Bationa: Di mana Kerugian Negaranya?

Bagikan Halaman ini

Share Button

11

 

Moral-politik.com. Petrus Bala Bationa, SH kuasa hukum Budiarto selaku kontraktor tersangka kasus dugaan korupsi pengadan buku di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PPO) Kota Kupang mempertanyakan kerugian negara yang tidak ditemukan dalam proyek tersebut.

“Dimana kerugian negaranya? Sampai sekarang tidak juga ditemukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) atau jaksa penyidik!” kata Petrus kepada wartawan, Rabu (24/7).

Menurut dia, proyek yang dikerjakan kliennya, Budiarto sebagai kontraktor pelaksana telah mengerjakan proyek tersebut sesuai kontrak pengadaan buku untuk 43 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Kupang.

“Klien saya bingung, karena disebutkan juga pengadaan buku untuk Sekolah Dasar (SD). SD yang mana?” tanya dia, aneh.

Petrus Bala Bationa mengatakan, nilai proyek pengadaan buku SMP yang dikerjakan kliennya hanya bernilai Rp 2,6 miliar, tidak sampai Rp 4 miliar seperti yang disebutkan Jaksa.

“Rp 4 miliar dengan proyek apa?” katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) NTT tahun 2011 menyebutkan, tidak menemukan adanya kerugian negara dalam proyek tersebut.

“Sudah dua kali dilakukan pemeriksaan oleh BPK, tapi tidak ditemukan adanya kerugian negara,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, lanjutnya, kasus ini juga pernah ditangani oleh Kepolisian Resor Kupang Kota dan Polda NTT, yang juga menemukan adanya indikasi tindak pidana dalam kasus itu.

“Saya bingung, kasus ini masih diproses di Kejaksaan. Padahal, jelas-jelas tidak ada kerugian negara,” katanya.

Saat ini, lanjutnya, Jaksa sedang meminta Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk melakukan pemeriksaan ulang.

“Pemeriksan belum dilakukan, tapi akan menjadi rancu, karena sudah diperiksa oleh BPK,” kupasnya.

Untuk diketahui, Kejaksaan Tinggi NTT telah menahan dua tersangka dalam kasus pengadaan buku di Dinas PPO Kota Kupang tahun 2010, yakni mantan Sekretaris Dinas PPO Kota Kupang, Cornelis Kapitan dan Budiarto selaku kontraktor pelaksana. (richo)

Baca Juga :  Hari ini, sidang perdana kasus pengadaan buku

 

 

 

 

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button