Beberapa petugas menata uang kertas rupiah di bagian Cash Centre BNI di Jakarta. Selasa (8/9).

 foto: ilustrasi uang rp 15 m

 

Moral-politik.com. Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Dinas  Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PPO) NTT telah meminta dana Rp 15 Miliar ke Kementerian Pendidikan. Kepala Bidang PLS DInas PPO NTT, Kornelis Wadu mengatakan dana yang diminta itu untuk pelaksanaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di NTT.

Kornelis Wadu pengatakan, permintaan dana ke Kementrian Pendidikan itu didasarkan pada hasil rapat bidang PLS seluruh NTT.

“Tetapi pemerintah pusat belum menjawab permintaan PLS NTT,” kata Kornelis Wadu.

Kepala Bidang PLS Dinas PPO NTT Kornelis Wadu berharap pemerintah pusat secepatnya menggelontorkan dana tersebut, sehingga program PAUD 2013 bisa dijalankan. Apalagi penerimaan siswa baru untuk tahun ajaran 2013 sudah dimulai.

Kornelis Wadu mengatakan, jumlah PAUD di NTT lebih dari  4 ribu. Jumlah ini sudah termasuk Taman Kanak 4 ribu (TK), Tempat Penitipan Anak (TPA), dan Kelompok Bermain (Kober). Namun  belum termasuk PAUD, TK, TPA dan Kober yang baru dibangun setelah perekapan data dikirim ke pusat. (Sil Sega)

Baca Juga :  Distanbun Lamban Tanggapi Masalah Traktor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

62 − = 57