Home / Pena_VJB / PT PLN NTT: Dipastikan 10 Juli Uji Coba PLTU Bolok!

PT PLN NTT: Dipastikan 10 Juli Uji Coba PLTU Bolok!

Bagikan Halaman ini

Share Button

ngh

Moral-politik.com. Setelah mengalami penundaan beberapa kali, Manajemen PT PLN Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya memastikan untuk melakukan uji coba PLTU Bolok, di Kabupaten Kupang, pada 10 Juli 2013  mendatang.

General Manajer PT PLN Persero Wilayah NTT, Richard Safkaur, mengatakan itu di Kupang, Senin (1/7) menjawab wartawan, sehubungan dengan  kepastian uji coba PLTU yang sudah beberapa kali mengalami penundaan, karena persoalan pembangunan tower-51 di Kelurahan Fatukoa, Kota Kupang.

Menurut Richard, semua persoalan terkait lahan dudukan tower-51 di lahan masyarakat sudah selesai dilakukan dengan sejumlah kompensasi, termasuk juga telah dipastikan tidak ada bahaya sebagaimana yang diisukan terkait penempatan tower tersebut.

“Kami sudah datangkan ahli dari Universitas Udayana untuk pastikan tidak  akan ada bahaya dari penempatan tower itu kepada masyarakat sekitar. Sebab, dengan penundaan itu, praktis pelayanan penyaluran listrik di Kota Kupang dan sekitarnya akan terhambat,” katanya.

Dia menjelaskan, upaya penyelesaian sudah dilakukan manajemen PLN, dengan melakukan  koordinasi bersama Pemerintah Kota Kupang, dalam hal ini pihak pemerintah kecamatan dan kelurahan setempat, hingga pemberian kompensasi.

“Manajem PT PLN Nusa Tenggara Timur juga akan meminta pengamanan dari aparat kepolisian  untuk memperlancar pelaksanaan uji coba pada 10 Juli mendatang,” ujarnya.

Dia menjelaskan, dengan belum dilakukan uji coba tersebut, sudah sangat mengganggu pasokan  listrik ke seluruh wilayah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur itu, karena saat ini PLTU baru menyalurkan sekitar 20 KV ke Gardu Induk (GI) di Kecamatan Maulafa.

PLN menurut dia, telah berencana mulai Juli ini, sekitar 30 persen pasokan listrik di Kota  Kupang akan dihandel PLTU Bolok. Dan untuk itu, kerjasama semua pihak termasuk masyarakat, sangat dibutuhkan untuk penyelesaian masalah ini.

Baca Juga :  Catatan Capres 2014-2019 (2)

“Kalau masalah towernya belum tuntas berarti listriknya tidak bisa sampai ke GI Maulafa,  sebelum dibagi ke beberapa gardu di sekitarnya,” katanya, lagi.***(AVI)

 

 

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button