Home / Pena_VJB / Ratusan Atribut Paket Lentera Masih Berkibar

Ratusan Atribut Paket Lentera Masih Berkibar

Bagikan Halaman ini

Share Button

14

foto: ilustrasi

 

Moral-politik.com. Meski Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) telah mengeluarkan larangan agar atribut kampanye milik para kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati dilarang untuk dikibarkan sebelum masa kampanye berlangsung, namun ratusan atribut milik pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Drs.Leonard Haning, MM-Jonas Lun, S.Pd (Lentera) masih terus berkibar.

Pantauan wartawan, di Desa Ombok, Kecamatan Rote Barat Laut, Sabtu (13/7) sore, ratusan atribut milik Paket Lentera seperti bendera berukuran kecil berwarna putih dan bertuliskan Lentera terus berkibar di pagar rumah warga.

Selain bendera berukuran kecil yang menghiasi halaman rumah warga, bahkan di pohon, beberapa diantaranya diselingi baliho milik paket tersebut  dan menghiasi ruas jalan di wilayah itu.

Kondisi yang sama terjadi di Meoain Desa Oehandi, Kecamatan Rote Barat Daya terdapat sebuah spanduk berukuran besar di pasang melintang pada salah satu titik di lokasi tersebut, tepatnya tak jauh dari lokasi SMK Kesehatan.

Sejumlah warga yang berhasil dikonfirmasi wartawan di dua lokasi itu mengungkapkan, pihaknya mengaku tidak tahu menahu soal aturan pemasangan atribut kampanye tersebut.

“Mereka hanya datang pasang dan kami tidak tahu aturannya, karena memang tidak ada sosialisasi,” ungkap salah seorang warga di Meoain.

Terhadap persoalan itu, Ketua Panwaslu Kabupaten Rote Ndao, Tarsis Toumelukh belum berhasil dikonfirmasi wartawan hingga berita ini diturunkan.

Pernah diberitakan, Ketua Panwaslu Kabupaten Rote Ndao,Tarsis Toumeluk yang dikonfirmasi wartawan mengatakan, pemasangan media kampanye oleh para kandidat baru dapat dilakukan saat kampanye dilaksanakan yakni sejak 19 Juli 2013 hingga 31 Juli mendatang.

Semenjak mengeluarkan larangan tersebut, lanjut dia, pihaknya telah melakukan penertiban terhadap seluruh atribut milik para pasangan calon yang dipajang pada tempat-tempat umum.

Baca Juga :  Kemendikbud Belum Bayar Utang Rekanan Cetak Naskah UN

Dikatakannya, sesuai komitmen pihaknya, seluruh atribut milik lima pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan bertarung dalam Pemilukada Rote Ndao pada 5 Agustus 2013 mendatang, telah diturunkan pihaknya.

Penurunan atribut tersebut, kata dia, dilakukan pihaknya, sebab saat ini belum memasuki jadwal kampanye.

“Spanduk maupun baliho dan media lainnya merupakan bentuk kampanye terbuka, karena belum jadwalnya untuk kampanye sehingga kami turunkan!” tandasnya.

Bahkan seluruh warga dihimbaunya agar melaporkan ke pihaknya bila masih ditemukan ada spanduk maupun baliho milik para calon masih dipajang di tempat-tempat umum.

“Kalau memang ditemukan bahwa ada media yang digunakan para calon masih dipajang di tempat umum, supaya dilaporkan kepada kami agar kami menindaklanjutinya!” tandas Tarsis. (lima)

 

 

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button