RD. Paulus Luan- Romo Paroki Santu Laurensius Wemasa (1)

 

Moral-politik.com. Selama ini masyarakat di Wemasa, Kabupaten Malaka mengeluh karena bantuan tidak merata. Perekonomian masyarakat pun berjalan di tempat. Mau panen apa kalau bencana terus-terusan?

Demikian dikatakan Romo Paroki Santu Laurensius Wemasa, RD. Paulus Luan ketika ditanya Moral-politik.com tentang kehidupan masyarakat dan perekonomiannya pasca Bencana Benanain, di sela-sela persiapan misa penutupan pendadaran THS-THM di Gereja Santu Laurensius Wemasa, Minggu (7/7).

RD. Paulus Luan melanjutkan, jika Pemda setempat memberikan bantuan yang lebih banyak kepada masyarakat Malaka, maka perekonomian dan kehidupan masyarakat dapat teratasi dengan baik. Untuk itu, dirinya meminta agar apabila ada bantuan dari Pemda kepada masyarakat, jangan dikurangi porsinya sehingga masyarakat dapat menikmati kesejahteraan yang diberikan.

“Bantuan untuk masyarakat tidak boleh dikurangi. Pembesar yang “sehat”, masyarakat yang makin “kurus keriput”. Kalau masyarakat “kurus keriput”, dimana bantuan itu? Berikan apa yang menjadi hak masyarakat!” Tegasnya. (Felix)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 56 = 59