Home / Sport / Ronda: Warga Oeledo Keluhkan Pupuk

Ronda: Warga Oeledo Keluhkan Pupuk

Bagikan Halaman ini

Share Button

11 

Moral-politik.com. Sejumlah anggota kelompk tani di Desa Oeledo, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao (Ronda)  keluhkan terbatasnya pasokan pupuk yang masuk ke wilayah itu oleh distributor pupuk di Kabupaten Rote Ndao, PD.Ita Esa.

Hal ini disampaikan salah seorang anggota kelompok tani,  Lukas Delas  yang ditemui wartawan di kediamannya, Sabtu (20/7).

Lukas mengungkapkan, saat musim tanam tahun 2013 lalu, pasokan pupuk ke desa itu terbilang sangat terbatas, bahkan tidak dapat memenuhi kebutuhan pupuk untuk petani di desa itu.

“Warga di sini rata-rata berprofesi sebagai petani baik sawah maupun gora. Kami di sini kesulitan untuk mendapatkan pupuk,” katanya.

Dibanding tahun-tahun sebelumnya, sebut Lukas, musim tanam tahun ini pihaknya cukup sulit untuk mendapatkan pupuk.

“Kami sama sekali tidak tahu soal pupuk bersubsidi itu. Selama ini kami beli pupuk tetapi kami tidak tahu bahwa pupuk itu bersubsidi,” terangnya.

Untuk pasokan pupuk ke wilayah itu, 16 Januari 2013 lalu, pihaknya mengajukan pasokan pupuk e wilayah itu sebanyak lima ton, namun musim tanam berlalu hingga saat ini pupuk tersebut tak kunjung masuk ke wilayah tersebut.

“Kami sudah bayar uangnya melalui pengecer tetapi sampai saat ini menurut pengecer pupuk belum masuk. Pengecer katakan bahwa stok pupuk di gudang PD.Ita Esa sudah habis,” terangnya.

Sementara itu, Direktur PD. Ita Esa, Mirakel Riwu, SE yang dikonfirmasi wartawan secara terpisah mengatakan banyak petani yang belum terlayani lantaran ada oknum tertentu yang bermain.

“Banyak petani petani yang belum terlayani pupuk sebab ada oknum-oknum tertentu yang mengambil kesempatan. Apalagi  sebagian  pendistribusian pupuk  dilakukan langsung di pelabuhan Ba’a dari PT. Pupuk Kaltim atas permintaan pak Bupati. Saat penurunan itu sepertinya 120 ton pupuk hilang,” ungkap Riwu.

Baca Juga :  Gereja Jemaat Paulus Inbate Butuh Dukungan

Sedangkan, Pimpinan Cabang PT.Pupuk Kaltim Kupang melalui Account Eksekutiv PT.Pupuk Kaltim Kupang, Yamani yang dihubungi wartawan pertelepon mengungkapkan, quota pupuk untuk Kabupaten Rote Ndao di tahun 2013 alami penurunan bila dibanding quota pupuk tahun 2012 lalu.

Yamani menjelaskan, sesuai surat Keputusan yang dikeluarkan Gubernur Nusa Tenggara Timur nomor 304/KEP/HK/2012 quota pupuk untuk kabupaten Rote Ndao tahun ini alami penurunan menjadi 2.556 ton.

“Penetapan quota ini oleh Gubernur dilakukan berdasarkan usulan Bupati tentunya,” ujar Yamani.

Padahal, kata Yamani, quota pupuk untuk wilayah Kabupaten Rote Ndao TA.2012 lalu cukup besar yakni 3.000 ton dan hingga akhir tahun anggaran 2012 lalu terserap 97 persen lebih.

“Kalau tahun lalu quota untuk Kabupaten Rote Ndao 3.000 ton dan yang terserap 2.900 ton atau setara dengan 97 persen lebih,” kata Yamani.

Sementara untuk quota pupu di tahun 2013 lanjut Yamani, hingga saat ini telah tersalur 989 ton atau sekitar 38,71 ton.

“Pendistribusiannya dilakukan secara bertahapa selama empat kali. Sampai saat ini sudah 38,71 persen,” ujarnya.

Yamani menambahkan, pendistribusian pupuk ke wilayah Kabupaten Rote Ndao dilakukan oleh pengangkut PT.Tujuh Jaya. Sedangkan pendistribusian di lapangan dilakukan oleh dua distributor yakni PD.Ita Esa dan PT.Duta Sentosa.

Kedua distributor tersebut lanjutnya, masing-masing dengan quota untuk PD.Ita Esa menyalurkan 60 persen dari total quota untuk Kabupaten Rote Ndao sedangkan PT.Duta sentosa menyalurkan 40 persen dari total quota pupuk untuk wilayah Kabupaten Rote Ndao.

Sementara disinggung soal dana subsidi yang dikeluarkan Pemkab Rote Ndao untuk pembelian pupuk, Yamani menjelaskan, pihaknya tak tahu menahu soal dana subsidi itu. Sebab menurutnya, pupuk yang disalurkan pihaknya itu telah disubsidi oleh negara. (lima)

Baca Juga :  PKL di Kota Kupang Segera Ditertibkan

 

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button