Home / Sport / DPRD Rote Ndao Desak Tutup PD.Ita Esa

DPRD Rote Ndao Desak Tutup PD.Ita Esa

Bagikan Halaman ini

Share Button

dprd rote ndao
Moral – politik.com.  Sejumlah fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Rote Ndao mendesak Pemerintah Kabupaten Rote Ndao agar menutup Perusahan daerah Ita Esa. Desakan itu terungkap saat Fraksi Gabungan Rote Ndao bersatu menyampaikan pemandangan umum fraksi terhadap nota keuangan atas rancangan pertanggunjawaban APBD Kabupaten Rote Ndao TA.2012 di gedung DPRD Rote Ndao, Senin (22/7) malam.

Menanggapi hal itu, Bupati Rote Ndao, Drs.Leonard Haning, MM melalui Asisten III Setda Kabupaten Rote Ndao, Hendrich Mesang saat menyampaikan tanggapan pemerintah atas pemandangan umum fraksi  terhadap pertanggungjawaban pelaksanaan APBD TA.2012 yang berlangsung di gedung DPRD Rote Ndao, Selasa (23/7)  mengatakan, sesuai ketentuan laporan keuangan perusahan daerah yang disampaikan kepada pemerintah harus berupa laporan keuangan yang telah diaudit oleh auditor independen.

Menurutnya, hingga sejauh ini pihaknya telah menyurati pihak PD.Ita Esa untuk dilaksanakan pertemuan internal namun hingga saat ini manajemen PD.Ita Esa tidak dapat memenuhi tuntutan regulasi. Sehingga dalam TA.2013, pihaknya telah berkoordinasi dengan BPKP untuk menyusun laporan keuangan audited dan telah disusun.

Sedangkan, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Rote Ndao, Adri Lau, SE yang dikonfirmasi wartawan secara terpisah mengatakan menghindari terjadi penyimpangan yang lebih besar, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Rote Ndao mendesak Pemkab Rote Ndao agar alokasi anggaran yang disertakan ke perusahan itu tahun ini senilai Rp500 juta tak dicairkan.

Adri menyatakan hal itu karena dikuatirkan dana tersebut tak digunakan untuk menyehatkan perusahan tersebut. Sebab menurutnya, hampir setiap tahun Pemkab Rote Ndao menyertakan modal ke perusahan itu, namun hingga saat ini belum dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, dana tersebut dicairkan bila manajemen PD.Ita Esa mempertanggungjawabkan seluruh keuangan yang telah disertakan. Disamping itu tambahnya, pencairan dapat dilakukan bila Direktur PD. Ita Esa, Mirakel Riwu menyelesaikan seluruh tunggakan para pengecer pupuk. “Bila perlu direkturnya diganti dan dananya jangan dulu dicairkan sebelum dia mempertanggungjawabkan seluruh keuangan di perusahan itu,”tandasnya.

Baca Juga :  Tanamkan Budaya Sekolah Pada Siswa Baru

Senada dengan Adry, Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Rote Ndao, Daniel Zacharias pada kesempatan itu mengatakan, pihaknya belum mencairkan dana tersebut sebelum dilakukan audit seluruh keuangan di perusahan itu.
“Dana penyertaan modal itu belum dicairkan. Saat ini kami sudah panggil auditor untuk mengaudit keuangan di PD.Ita Esa,”terangnya. (lima)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button