Home / Sport / Rote Ndao: Masa Jabatan 17 Kepala Desa Berakhir

Rote Ndao: Masa Jabatan 17 Kepala Desa Berakhir

Bagikan Halaman ini

Share Button

7foto: ilustrasi

 

Moral-politik.com. Sebanyak 17 Kepala Desa yang tersebar pada 10 kecamatan di Kabupaten Rote Ndao, masa jabatannya telah berakhir dan penjabat kepala desanya segera dilantik.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Kabupaten Rote Ndao, Drs.Ernest Pela, M.Si saat ditemui Moral-politik.com di ruang kerjanya, Selasa (2/7) kemarin.

Menurutnya, pelantikan penjabat Kades tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Daerah agar kegiatan yang dilaksanakan di desa tidak alami kevakuman.

“Dalam waktu dekat akan dilakukan pelantikan terhadap 17 penjabat kepala desa. Karena masa jabatan kepala desa di 17 desa itu telah berakhir,” katanya.

Dikatakannya, penjabat yang dilantik tersebut berasal dari tokoh masyarakat yang ditetapkan oleh Bupati berdasar usulan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan camat.

“Penjabat yang diantik itu bertugas maksimal satu tahun untuk melaksanakan tugas-tugas pemerintahan di desa serta mempersiapkan pemilihan kepala desa yang defenitif,” terangnya, seraya menambahkan, “Bupati lakukan ini secepatnya untuk mengantisipasi terjadinya kevakuman roda pemerintahan di desa”.

Pernah diberitakan, sejumlah Kepala Desa di Kecamatan Rote Timur dan Landu Leko yang masa jabatannya berakhir pada tahun 2012 lalu, pasalnya diperpanjang untuk dua tahun kedepannya.

Informasi yang berhasil dihimpun  menyebutkan, para kepala desa di dua kecamatan tersebut, yang masa jabatannya berakhir tahun 2012 lalu telah diperpanjang.

Salah seorang warga asal Desa Sotimori, Kecamatan Rote Timur mencontohkan, Kepala Desa Sotimori, Aser Bulan yang masa jabatannya semestinya berakhir tahun 2012 lalu, pasalnya telah mendapat SK perpanjangan dari Bupati Rote Ndao, Drs.Leonard Haning, MM.

“Kalau sesuai waktu jabatannya, masa jabatan Pak Aser diperpanjang lagi untuk dua tahun kedepannya. Sesuai perhitungan kami, semestinya berakhir tahun lalu, tetapi belakangan kami dapat informasi bahwa yang bersangkutan sudah mendapat SK perpanjangan dari pak Bupati,” ungkap warga yang enggan menyebutkan namanya itu. (lima)

Baca Juga :  Dua orang ditangkap setelah prajurit PBB dibunuh di Kongo

 

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button