Home / Sport / Rote Ndao: Panwaslu Bersihkan Seluruh Atribut Cabub-cawabup

Rote Ndao: Panwaslu Bersihkan Seluruh Atribut Cabub-cawabup

Bagikan Halaman ini

Share Button

5foto: ilustrasi

 

Moral-politik.com. Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Rote Ndao melakukan penertiban terhadap seluruh atribut milik para pasangan calon yang dipajang pada tempat-tempat umum.

Hal ini disampaikan Ketua Panwaslu Kabupaten Rote Ndao, Tarsis Toumeluk, saat ditemui wartawan di sela-sela Bimtek bagi Panwaslu Pemilihan Umum Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten yang berlangsung di Hotel Videsy, Kamis (4/7) kemarin.

Dikatakan Tarsis, sesuai komitmen pihaknya, seluruh atribut milik lima pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan bertarung dalam Pemilukada Rote Ndao pada 5 Agustus 2013 mendatang telah diturunkan pihaknya.

Penurunan atribut tersebut, kata Tarsis, dilakukan pihaknya, sebab saat ini belum memasuki jadwal kampanye.

“Spanduk maupun baliho dan media lainnya merupakan bentuk kampanye terbuka. Karena belum jadwalnya untuk kampanye sehingga kami turunkan,” tandasnya.

Bahkan seluruh warga dihimbaunya agar melaporkan ke pihaknya, bila masih ditemukan spanduk maupun baliho milik para calon masih dipajang di tempat-tempat umum.

“Kalau memang ditemukan bahwa ada media yang digunakan para calon masih dipajang ditempat umum supaya dilaporkan kepada kami agar kami menindaklanjutinya!” tandas Tarsis.

Sementara itu, juru bicara KPU Rote Ndao, Iwan Sodakh, saat menggelar pertemuan dan sosialisasi dengan kelima pasangan calon tentang penetapan jadwal kampanye yang digelar di kantor KPU Rote Ndao, Rabu (3/7) mengatakan, KPU Rote Ndao menetapkan jadwal kampanye pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao pada 5 Agustus mendatang dilaksanakan selama 12 hari yakni sejak 20 Juli hingga 31 Juli 2013.

Sesuai jadwal yang ditetapkan pihaknya, pelaksanaan kampanye bagi kelima pasangan calon tersebut dibagi dalam lima rayon dan masing-masing rayon membawahi dua kecamatan.

Baca Juga :  Hebat! Kasus Kebakaran di Kota Kupang Mengalami Penurunan...

Lebih lanjut Iwan menjelaskan, saat pelaksanaan kampanye berlangsung, masing-masing paket calon menyampaikan jenis kampanye yang dilaksanakan baik kampanye umum, rapat terbuka maupun dialog terbatas.

“Soal jenis kampanye yang dilaksanaan ditetapkan oleh masing-masing paket calon,” ujarnya.

Khusus rapat umum lanjutnya, masing-masing paket calon diberikan waktu selama kurang lebih delapan jam yakni sejak pukul 09.00 wita pagi hingga 17.00 wita.

“Kalau pelaksanaan kampanye rapat umum dilakukan diluar waktu yang ditentukan maka itu terkategori pelanggaran pemilu. Kalau terjadi pelanggaran maka pemberian sanksi menjadi kewenangan Panwaslu,”terangnya.

Pada kesempatan itu juga, masing-masing paket calon diingatkan agar segera memasukan dana kampanye ke pihaknya untuk selanjutnya dilakukan audit oleh Kantor Akuntan Publik (PAK) yang telah disiapkan pihaknya.

Penyampaian laporan dana kampanye tersebut, lanjutnya, meliputi biaya pembatan baliho maupun media lainnya, biaya pengerahan masa saat dilaksanakan kampanye, maupun biaya lainnya yang digunakan selama masa kampanye berlangsung.

“Kalau sumbangan itu diberikan oleh pihak ketiga dengan nilainya di atas Rp 25 juta, maka penyumbang wajib menyerahkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)!” tandasnya. (lima)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button