Home / Sport / Rote Ndao: Partai Demokrat Diduga Usung Caleg Ijasah Palsu

Rote Ndao: Partai Demokrat Diduga Usung Caleg Ijasah Palsu

Bagikan Halaman ini

Share Button

56

foto: ilustrasi

 

Moral-politik.com. Salah seorang calon anggota legislatif asal Partai Demokrat Kabupaten Rote Ndao yang telah didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Rote Ndao, diduga menggunakan ijasah palsu.

Hal ini disampaikan Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Rote Ndao, Tarsis Toumeluk kepada wartawan di kantornya, Senin (8/7) siang.

Tarsis mengungkapkan, Caleg asal Partai Demokrat atas nama Welem Paulus tersebut saat memasukan berkas diduga menggunakan kopian ijasah palsu.

“Ada indikasi bahwa foto copy ijasah yang dimasukan oleh caleg atas nama Welem Paulus adalah bukan ijasah miliknya tetapi ijasah milik orang lain yang kemudian dipalsukannya. Dokumennya kami sudah kantongi dan akan dilakukan identifikasi,” ungkap Tarsis.

Dikatakannya, sesuai dokumen yang diperoleh pihaknya dari KPUD Rote Ndao, ditemukan dua foto copy ijasah yang diserahkan Welem Paulus. Dari dua copian ijasah tersebut, satu diantaranya sudah dilegalisir dan satunya lagi belum dilegalisir.

“Kami sudah klarifikasi persoalan ini ke KPUD. Sesuai hasil klarifikasi kami, ternyata persoalan ijasah milik Welem Paulus ini telah berlangsung sejak tahun 2004 lalu. Saat itu sempat ditangani Polres Rote Ndao tetapi sudah SP3 kan karena saat ini yang bersangkutan membuat laporan kehilangan ijasah,” terangnya.

Lebih jauh Tarsis mengungkapkan, sesuai dokumen copian ijasah milik Welem Paulus yang dikantongi pihaknya, serta sesuai informasi yang diperoleh pihaknya, ijasah Sekolah Teknik Menengah (STM) yang diserahkan Welem tersebut diduga copian atas ijasah milik Marthen Paulus.

Dikatakannya, dalam copian ijasah bernomor seri 21 OC OU  0078967 dengan nomor induk 291 tahun lulus 26 April 1986 tersebut diduga ijasah aslinya bukan milik Welem Paulus.

Sebab, menurutnya, sesuai informasi awal yang diperoleh pihaknya, ijasah yang dikeluarkan STM Negeri Ende dengan kepala sekolah, Ir.Muljo Bunjamin tersebut dikantongi oleh Marthen Paulus bukan Welem Paulus.

Baca Juga :  Mengenaskan, 3 Wanita Melahirkan 5 kali Selama Diculik 10 Tahun

“Dugaan sementaranya bahwa ijasah yang dimasukan itu palsu sebab ijasah dengan nomor seri dan tahun kelulusan yang sama juga dimiliki Marthen Paulus, kan ini aneh. Yang berbeda dari kedua ijasah yang dimiliki dua orang ini hanya nama dan tanggal lahir saja sedangkan nomor seri, kepala sekolah dan tahun kelulusannya sama. Nilai yang tertera dalam ijasah keduanya juga sama tidak ada yang beda,” terangnya.

Tarsis menambahkan, persoalan itu sedang dalam proses investigasi pihaknya dan saat ini tengah berupaya untuk meminta klarifikasi dari pihak-pihak yang terkait dengan permasalahan itu.

“Kami sedang berupaya untuk meminta klarifikasi dari Marthen Paulus serta pak Welem Paulus,” katanya.

Selain itu, tambahnya, bila ijasah yang diserahkan Welem Paulus terbukti palsu maka sesuai aturan yang berlaku, pencalonan atas caleg yang bersangkutan dalam Pemilu nanti dapat digugurkan.

“Kalau sesuai aturan maka dia bisa dianulir dari pencalonan !” tandasnya. (lima)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button