Home / Sport / Rote Ndao: Pemerintah dan Ormas Serukan Pilkada Damai

Rote Ndao: Pemerintah dan Ormas Serukan Pilkada Damai

Bagikan Halaman ini

Share Button

8

Moral-politik.com. Pemerintah dan Organisasi Kemasyarakatan di Kabupaten Rote Ndao serukan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Rote Ndao yang aman dan bermartabat.

Hal itu terungkap dalam acara sosialisasi Pemilukada yang rukun, aman dan damai yang digelar kantor Kesbang Pol dan Linmas Kabupaten Rote Ndao di Hotel Videsy, Jumat (26/7).

Kepala Kantor Kesbang Pol dan Linmas Kabupaten Rote Ndao, David Baba, SE dalam sambutannya saat pembukaan kegiatan itu mengatakan, pelaksanaan sosialisasi tersebut dilakukan pihaknya sebagai bentuk kepedulian untuk terciptanya Pemilukada yang aman dan damai.

Lebih lanjut David mengatakan, beredarnya sejumlah isu yang menyesatkan di tengah masyarakat saat ini, bila tidak diantisipasi secara dini akan berdampak buruk bagi ketenteraman masyarakat.

Masih menurutnya, pelaksanaan sosialisasi dengan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda dilakukan pihaknya agar bersinergii melakukan pencegahan terjadinya konflik.

David berharap agar suasana ricuh yang terjadi saat Pilkada tahun 2008 lalu tidak terulang dalam Pilkada tahun ini.

Ditambahkannya, sesuai pengamatan pihaknya selama proses pilkada dimulai sudah cukup banyak beredar berbagai isu yang menyesatkan baik dilontarkan secara langsung oleh tim sukses kandidat maupun yang beredar melalui Short Mesage Service (SMS).

Bahkan tambahnya, sesuai informasi yang diperoleh pihaknya, beberapa waktu lalu sempat terjadi pelemparan ke kerumunan masa paket tertentu di Desa Oebatu, Kecamatan Rote Barat Daya.

“Tindakan-tindakan seperti ini dapat meruncing terjadinya konflik sehingga perlu ada partisipasi dari seluruh pihak untuk mencegahnya secara dini,” tandasnya.

Para kandidat diharapkannya agar mengedepankan etika dalam berpolitik dan memberikan pendidikan politik yang cerdas ke masyarakat.

“Apa gunanya saling mengejek atau mencela antara sesama paket. Semestinya masing-masing kandidat menjual ke masyarakat dalam bentuk visi dan misi bukan saling mencemooh atau fitnah,” katanya.

Baca Juga :  Akhirnya Atletico Unggul 2-0 atas Barca

Sementara Sekretaris Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), Pdt.Thobias pada kesempatan itu mengatakan, semestinya pihak kepolisian maupun penyelenggara pilkada, baik KPU maupun Panwaslu beri tindakan tegas ke pelaku yang tidak beri pendidikan politik yang baik kepada masyarakat.(lima)
 

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button