Home / Sport / Rote Ndao: Pemilik Alat Berat Gunakan BBM Bersubsidi

Rote Ndao: Pemilik Alat Berat Gunakan BBM Bersubsidi

Bagikan Halaman ini

Share Button

45

foto: ilustrasi

 

Moral-politik.com. Meski Pemkab Rote Ndao telah menyerukan agar perusahan yang bersakala besar diwajibkan menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi, namun hingga saat ini sejumlah pemilik alat berat yang beroperasi di Kabupaten Rote Ndao disebut-sebut gunakan BBM bersubsidi.

Salah seorang penyalur BBM di Kabupaten Rote Ndao yang berhasil dikonfirmasi wartawan, Senin (8/7) mengungkapkan, penggunaan BBM bersubsidi oleh pelaku usaha di Kabupaten Rote Ndao bukan lagi hal yang baru.

Penyalur yang enggan menyebutkan namanya mengungkapkan, pasokan BBM yang masuk ke wilayah Rote Ndao tak hanya digunakan untuk kepentingan non industri sebab banyak pemilik alat berat gunakan BBM bersubsidi.

Modus yang digunakan, kata dia, para pemilik berat tersebut bekerjasama dengan penyalur maupun agen BBM wilayah Rote Ndao.

“Di musim proyek seperti ini, pemilik alat berat gunakan BBM bersubsidi. Lagi pula di Rote Ndao tidak jelas quotanya berapa jumlah BBM bersubsidi dan berapa jumlah BBM non subsidi,” terangnya.

Dikatakannya, kelangkaan BBM maupun harga BBM yang melambung melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, disebabkan karena BBM bersubsidi sebagian besar digunakan untuk kepentingan industri.

“Pemerintah semestinya membuat taksiran kebutuhan BBM warga sehingga dapat mencegah penggunaan BBM bersubsidi yang tidak pada tempatnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Rote Ndao, Untung Harjito, SH yang ditemui wartawan di ruang kerjanya mengatakan, untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan BBM di Kabupaten Rote Ndao, seluruh pelaku industri maupun perusahan dihimbau menggunakan BBM non subsidi.

“Kegiatan industri maupun pemilik proyek wajib gunakan BBM non subsidi sebab BBM bersubsidi peruntukannya bagi masyarakat bukan untuk kegiatan industri,” katanya.

Baca Juga :  Jateng: Ribuan Warga Semarang "Suspect" TBC

Dikatakannya, sesuai informasi yang berhasil dihimpun pihaknya menyebutkan, hingga saat ini belum ada pasokan BBM non subsidi ke Kebupaten Rote Ndao.

“Selama ini kebanyakan pelaku industri maupun pemilik proyek datangkan BBM dari Kupang sebab di sini tidak disediakan BBM non subsidi,” pungkasnya. (lima)

 

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button