Home / Pena_VJB / Rote Ndao: Perkara Perdata Terbanyak adalah Perceraian

Rote Ndao: Perkara Perdata Terbanyak adalah Perceraian

Bagikan Halaman ini

Share Button

2

foto: ilustrasi

 

Moral-politik.com. Ketua Pengadilan Negeri Ba’a, Try Hastono, SH, MH saat ditemui Moral-politik.com di ruang kerjanya, Selasa (2/7) mengatakan, hingga saat ini pihaknya menangani sejumlah perkara perdata dengan perkara terbanyak adalah gugatan cerai. Sebab menurutnya, hingga saat ini terdapat enam perkara gugatan cerai yang masuk ke Pengadilan Negeri Ba’a, disusul gugatan perlawanan sebanyak dua perkara, gugatan tanah sebanyak satu perkara dan gugatan pemulihan nama baik sebanyak satu perkara.

Ditambahkannya, dalam tahun 2012 lalu, dari seluruh perkara yang ditangani pihaknya, perkara perceraian menduduki posisi tertinggi.

“Kasus perdata perceraian adalah yang tertinggi,” ungkapnya.

Dia mencontohkan, dari 18 perkara yang disidangkan pihaknya, 10 hingga 12 perkara diantaranya adalah perkara perceraian.

“Sekitar 50 persen dari perkara perdata yang kami tangani adalah kasus perceraian,” ujarnya.

Tingginya kasus perceraian di wilayah Kabupaten Rote Ndao, lanjutnya, dipicu oleh berbagai persoalan seperti tekanan ekonomi dalam keluarga serta persoalan perilaku pasangan suami istri. (lima)

Baca Juga :  Ini Kontroversi HAM Jika diselenggarakan Miss World di Indonesia

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button