14

 foto: ilustrasi

 

Moral-politik.com. Sopir angkot  khusunya jurusan Penfui, Kota Kupang sering menaikkan tarif tidak sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

“Sopir angkot seringa naikkan tarif  tidak sesuai aturan yang berlaku”, ungkap Margareta Soni, Pegawai Negeri Sipil di Universita Nusa Cendana Kupang, Fakultas  Politani

Ia menjelaskan, para sopir angkot menetapkan harga Rp 3.000 untuk umum  dan mahasiswa atau pelajar sebesar  Rp 2.500, padahal sesuai dengan ketetapan yang dikeluarkan Pemkot Kupang Rp1.500 untuk pelajar dan Rp 2.500 untuk penumpang umum.

Hal tersebut, kata dia, menjadi pemicu pertengkaran antara    penumpang dan sopir karena masalah kenaikan tarif  angkutan“, ujar Margaretha.(ikzan)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 77 = 80