Home / Sport / Sitorus: Tersangka Hanya Ikut Perintah Mantan Kakanwil Agama NTT

Sitorus: Tersangka Hanya Ikut Perintah Mantan Kakanwil Agama NTT

Bagikan Halaman ini

Share Button

7

 

Moral-politik.com. Kuasa hukum dari HM dan SB, tersangka kasus dugaan korupsi di Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi NTT, Atyanto P. Sitorus, SH  mengatakan, dua tersangka yakni HM dan SB hanya  mengikuti dan melaksanakan perintah dari mantan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama NTT, Fransiskus Sega.

Sitorus  menjelaskan, keduanya hanya mengikuti perintah dari mantan Kakanwil Agaa NTT, Fransiskus Sega. Karena mengikuti perintah dari Fransiskus Sega keduanya akhirnya menjadi korban dalam kasus dugaan korupsi itu.

“Pasti ada perintah dalam bentuk lisan untuk menyuruh klien kami melakukan. Dan, saksi-saksi banyak yang menyampaikan hal seperti itu,”  kata  Sitorus kepada wartawan, Sabtu (27/7).

Terkait penetapan sebagai tersangka dan penahanan  dua kliennya dalam kasus penggunaan anggaran tahun 2010 yang merugikan keuangan negara sekitar Rp 1,2 miliar itu.

Sitorus  mengatakan, dua kliennya hanyalah orang kecil yang tidak mungkin bertindak seperti yang dituduhkan Jaksa tanpa adanya perintah dari atasan keduanya itu.

“Keduanya hanya orang kecil sebagai seorang pembantu bendahara pengeluaran.  Tidak mungkin hal itu dia lakukan tindakan seperti itu kalau tidak ada intervensi dari pimpinan,” kata Sitorus.

Menurut Sitorus, tidak mungkin dua kliennya yang berada di level bawah bisa mencakup kegiatan lintas kabupaten di seluruh pimpinan. Level dan kebijakan itu berada di tangan pimpinan, bukan bawahan.

Pasalnya, demikian Sitorus, berbagai kegiatan yang berlangsung saat itu bersifat lintas daerah. Dengan demikian, koordinasi antar- pimpinan dengan pimpinan pasti ada. (richo)

 

 

 

 

 

 

 

 

Baca Juga :  Masyarakat Tasain Masih Menderita

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button