Home / Pena_VJB / Suster Sesilia, SSpS: Kekerasan di Belu Semakin Meningkat

Suster Sesilia, SSpS: Kekerasan di Belu Semakin Meningkat

Bagikan Halaman ini

Share Button

Suster Sesilia, SSpS- Ketua FPPA Atambua (1)

 

Moral-politik.com. Ketua Forum Perlindungan Perempuan dan Anak (FPPA), Suster Sesilia, SSpS kepada Wartawan, Sabtu (27/7) mengatakan, berdasarkan data yang dimiliki FPPA menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan kekerasan yang terjadi Kabupaten Belu.

“Pada tahun 2012 terdapat 69 kasus kekerasan yang menimpa perempuan dan anak. Sedangkan pada tahun 2013 yang baru tujuh bulan ini sudah terdapat 50-an kasus kekerasan,” kata dia.

Suster Sesilia, SSpS mengatakan, yang paling meningkat yakni kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan pemerkosaan. Sedangkan kasus-kasus lainnya, tidak terlalu menonjol, tetapi perlu tetap diwaspadai.

Masih dalam konteks yang sama, Suster Sesilia yang disebut-sebut sebagai salah satu calon penerima Nobel Perdamaian ini melanjutkan, apabila tidak dicegah dengan Peraturan Daerah (Perda) maka tahun mendatang akan semakin meningkat kasus yang menimpa perempuan dan anak. Untuk itu dirinya menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar bersama-sama memerangi kekerasan.

“Ya, kita semua termasuk Pers harus bersama-sama kita perangi kekerasan. Jika kita membiarkan kekerasan terus meliliti kita, maka kita akan menderita karena kekerasan.

Di bibir wawancara, Suster Sesilia, SSpS bertutur, kekerasan harus dilawan dengan mengadakan dialog, seminar, kampanye dan lain sebagainya. Selain itu, dirinya juga berharap agar Pemkab Belu bersama DPRD Belu segera mensahkan Draft Perda tentang Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, yang telah diserahkan dan diterima oleh pimpinan dewan. (Felix)

 

 

Baca Juga :  Fredrik Benu: Jangan Pandang Lahan Kering Sebagai Bencana Bagi NTT

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button