Home / Sport / Tiga Orang Saksi Diperiksa Terkait Raibnya Mobil Yohanes Rumat

Tiga Orang Saksi Diperiksa Terkait Raibnya Mobil Yohanes Rumat

Bagikan Halaman ini

Share Button

13

 

Moral-politik.com. Sidang perdana perkara penggelapan mobil Innova E, Nomor Polisi DH 1228 AI milik Yohanes Rumat, mulai digelar dengan agenda perdana pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kupang, Dona Sihombing di Pengadilan Negeri (PN) Klas IA Kupang.

Dalam persidangan itu, majelis hakim memeriksa tiga orang saksi yaitu Tarsisius Najang, Yoakim Mondo dan Yohanes Rumat. Sesuai jadwal, majelis hakim seharusnya juga memeriksa saksi Adventy Wijayanti, namun yang bersangkutan tak kunjung tiba di pengadilan hingga persidangan selesai. Ikut dihadirkan di persidangan, terdakwa Jihima Rabika Djami yang nampak duduk di kursi terdakwa mengenakan seragam tahanan.

Dalam persidangan yang dipimpin ketua majelis hakim, Ahmad Lakoni dan didampinggi hakim anggota, Agus Komarudin dan Khairuludin, terkuak fakta bila mobil tersebut setelah dikabarkan hilang dan dicari oleh saksi Tarsius, sempat ditemukan parkir di asrama Makodim 1621 TTS per tanggal 18 Maret 2013.

Tarsius yang juga sopir mobil itu mengaku, kasus tersebut berawal saat terdakwa menyewa mobil itu selama 20 hari untuk keperluan pribadi dengan biaya sewa Rp 500 ribu per hari. Setelah selesai batas waktu yang disepakati, Tarsius menghubungi terdakwa agar segera memulangkan mobilnya.

“Karena sudah jatuh tempo, saya langsung telepon dia supaya kasih pulang mobil. Saat itu dia bilang masih di proyek dan mobil lagi dipakai adiknya, yang katanya tentara di SoE. Dia juga bilang adiknya itu lagi dinas di Bali dan bawa kunci mobil,” jelas Tarsius.

Tarsius yang menaruh curiga dengan gelagat terdakwa, lalu melakukan pencarian dan didapati mobil tersebut tengah di parkir dalam garasi sebuah rumah di kompleks asrama Kodim TTS, yang ditempati saksi Adventy. Rupanya, kepada Adventy, jelas Tarsius, terdakwa mengaku kalau mobil tersebut adalah milik adiknya yang tinggal di Kupang dan telah digadaikan dengan uang senilai Rp 60 juta.

Baca Juga :  Tarif Air Hanya Tutup Biaya Produksi

Ketika Tarsius hendak mengambil mobil tersebut, Adventy ngotot tidak mau menyerahkan mobil tersebut, sebelum uangnya dikembalikan.

Sidang perkara ini akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pemeriksaan terhadap saksi Adventy. (Ale)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button