Home / Sport / Tiga Sebab Kelangkaan Pupuk di Rote Ndao

Tiga Sebab Kelangkaan Pupuk di Rote Ndao

Bagikan Halaman ini

Share Button

pupuk 1

Moral politik.com.  Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyebutkan sejumlah kendala yang menyebabkan terjadi kelangkaan pupuk di Kabupaten Rote Ndao selama musim tanam tahun 2012 dan tahun 2013. Hal ini disampaikan Bupati Rote Ndao, Drs.Leonard Haning, MM melalui Asisten III Setda Kabupaten Rote Ndao, Hendrich Mesang saat menyampaikan tanggapan pemerintah atas pemandangan umum fraksi  terhadap pertanggungjawaban pelaksanaan APBD TA.2012 yang berlangsung di gedung DPRD Rote Ndao, Selasa (23/7).

Mesang menjelaskan, kelangkaan tersebut disebabkan karena produksi pupuk di tingkat produsen yakni PT.Pupuk Kaltim menjadi pemicu terjadinya kelangkaan pupuk secara nasional termasuk Kabupaten Rote Ndao. Selain itu sebut Mesang, kelangkaan itu juga disebakan karena adanya perubahan manajemen pengangkutan pupuk ke Kabupaten Rote Ndao serta cuaca yang tidak mendukung saat dilakukan penyaluran.

Lebih lanjut Mesang menjelaskan, ketiga faktor tersebut menyebabkan uang setoran petani untuk pembelian pupuk yang telah dibayarkan ke distributor maupun pengecer hingga saat ini belum dijawab.

Pernah diberitakan, pengecer pupuk dari KUD Mina Sumber Hidup di Desa Tungganamo, Kecamatan Pantai Baru, Welem Anton Ndun saat dikonfirmasi wartawan, ekhir pekan kemarin tuding Direktur Perusahan Daerah Ita Esa, Mirakel Riwu, SE diduga menggelapkan uang pembelian pupuk yang disetor 19 pengecer pupuk ke perusahan milik Pemerintah Kabupaten Rote Ndao tersebut dengan jumlah diperkirakan mencapai Rp1 miliar.

Sebab menurutnya, dalam tahun anggaran 2012, dirinya menyetor uang senilai Rp129 juta untuk mendapatkan quota 75 ton pupuk di desa tersebut. Namun hingga saat ini, dirinya baru mendapatkan 42 ton pupuk sementara selebihnya belum disalurkan pihak PD Ita Esa.

“PD Ita Esa ini memiliki 19 pengecer sampai saat ini sebagian besar pengecer belum mendapatkan pupuk sesuai uang yang telah disetor. Kami sudah pertanyakan hal ini ke PD Ita Esa, tetapi mereka katakan bahwa stok tidak ada, sementara stok di gudang PT.Kaltim Ba’a pupuk masih banyak tetapi mereka tidak layani kami,”katanya.

Baca Juga :  Madrid Pesta Gol, Siap Geser Barcelona dari Puncak Klasemen

Yang membingungkan pihaknya, sebut dia, setelah pihaknya terus mendesak soal tunggakan pupuk tersebut, Direktur PD.Ita Esa beralasan bahwa persoalan pupuk yang belum tuntas disalurkan itu menjadi tanggungjawab Bupati Rote Ndao, Drs.Leonard Haning, MM. “Selama ini dia beralasan bahwa pak Bupati yang akan selesaikan,”ungkapnya.

Ditambahkannya, sesuai hasil perhitungan yang dilakukan pihaknya, total uang yang diduga digelapkan Direktur PD.Ita Esa, Mirakel Riwu diperkirakan mencapai Rp1 miliar. “Jumlah uang yang telah disetor para pengecer dan bila ditambah modal yang disertakan Pemda maka jumlah uang yang terindikasi digelapkannya bisa mencpai Rp1 miliar,”ungkapnya. (lima)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button