Home / Sport / TTU: Bupati Turunkan Tarif, Pemilik Angkot Mogok

TTU: Bupati Turunkan Tarif, Pemilik Angkot Mogok

Bagikan Halaman ini

Share Button

12

foto: ilustrasi

 

Moral-politik.com. Sejumlah pemilik Angkutan Kota di Kefamenanu mengaku, hingga kini belum bisa memastikan kapan kendaraannya beroperasi melayani para penguna jasa angkutan. Pasalnya, takut dimarahi dan dipukul oleh para sopir angkot lainnya.

Bos angkot “Alexa,” Ertus Wahang, yang ditemui tadi sore mengaku, pihaknya belum bisa beroperasi, karena ada laranagan dari sesama sopir angkot yang lain.

“Kalau kita keluar, nanti bisa kena pukul dari sopir yang lain, soalnya sudah ada kesepakatan antar para sopir angkot,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, pihaknya saat ini hanya bisa melayani pesanan khusus, tapi untuk line dalam kota belum bisa. “Kalau ada pakai oto bisa, tapi kalau untuk jalan di kota kita belum berani,” ungkapnya.

Ditanya soal alasan pemogokan angkot, dia menjelaskan, para sopir angkot tidak puas dengan kebijakan Pemkab TTU yang mempermainkan tarif angkot.

“Waktu BBM naik, tarif penumpang umum Rp 3.000, sedangkan pelajar mahasiswa Rp 2.000,  sementara beberapa hari lalu pemkab umumkan tarif baru dimana tarifnya sama dengan tarif sebelum BBM naik, dimana penumpang umum Rp 2.000 sedangkan pelajar dan mahasiswa Rp 1.000,” ungkapnya.

Menurut dia, kebijakan tersebut sangat merugikan para pemilik dan para sopir angkot.

“Sekarang ini, bensin sudah naik, masa tarifnya kembali ke tarif sebelum BBM naik, inilah yang membuat para sopir tidak mau beroperasi,” ungkapnya.

Menurut Wahang, kemungkinan angkot baru bisa beroperasi jika pemerintah sudah menaikkan tarif angkutan kota yang lebih berpihak pada semua pihak, baik masyarakat maupun para pemilik dan sopir  angkot. (amy)

 

Baca Juga :  Dilanda Musim Timur, Tinggi Gelombang Laut NTT Capai 7 Meter

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button