Home / Sport / TTU: Penerima BLSM Harus Bawa Anakan Pohon

TTU: Penerima BLSM Harus Bawa Anakan Pohon

Bagikan Halaman ini

Share Button

15

Moral-politik.com. Sejumlah penerima Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) di Kecamatan Miomaffo Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara mengaku sangat kecewa dengan kebijakan dan keputusan camat yang mewajibkan mereka membawa anakan kelapa dan pisang, serta melakukan penanaman di kompleks tersebut. Padahal, secara nasional, bantuan tersebut tidak ada syarat khusus untuk menerimanya.

Raymundus Amaina, salah satu penerima BLSM dari Kelurahan Bitefa, Kecamatan Miotim, TTU di sela-sela penanaman pohon kelapa dan pisang mengaku, pihaknya sangat kecewa dengan sikap pemerintah kecamatan, hanya sayangnya mereka tidak berani untuk menyampaikan protes secara langsung.

camat miotim, yohanes M. talan

“Camat Miomaffo Timur ini memang aneh-aneh. Kami disuruh bawa kelapa atau pisang, lalu kemudian tanam lagi. Bukan kita tidak mau, cuma yang kami tahu, BLSM ini tidak ada syarat-syarat, kami diberi hak untuk menerima bantuan tersebut, seandainya kami tidak menanam, apa kami tidak boleh menerima?” ungkapnya, heran dengan kebijakan Camat Marjo.

Menurut Mundus, para penerima tidak saja disuruh menanam pohon tetapi juga membersihkan kotoran, bersihkan got dan meratakan tumpukan tanah di depan kantor camat yang baru dibangun. Untuk meratakan tanah tersebut, kan bukan tugas kami, itu tugas kontraktor yang mengerjakan bangunan tersebut,” keluhnya. (amy)

 

Baca Juga :  Presiden SBY: Islam Miliki Kebebasan Berpendapat yang Beretika

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button