Home / Sport / Usut Tuntas Kasus Penembakan Dua Nelayan yang Mati

Usut Tuntas Kasus Penembakan Dua Nelayan yang Mati

Bagikan Halaman ini

Share Button

8

 

Moral-politik.com. Keluarga dua nelayan yang tewas ditembak di perairan Laut Flores, Kamis (4/7) lalu, meminta kasus tersebut diusut hingga tuntas, agar tidak mengkhawatirkan nelayan lain saat melaut.

Boy, salah seorang anggota keluarga korban yang dihubungi Sabtu (6/7) mengatakan, pihaknya sejak awal sudah menduga jika yang melakukan  penembakan adalah anggota Polair yang kerap melakukan patroli di perairan itu.

“Ini diperkuat, setelah peluru dikeluarkan di RSUD T.C  Hilers, Maumere, diketahui peluru tersebut milik anggota polisi. Karena itu, kami menuntut agar kasus penembakan ini segera  diusut hingga tuntas,” kata Boy, yang juga anggota DPRD Kabupaten Sikka itu.

Sebagaimana diberitakan, dua nelayan asal Desa Pemana, Pulau Pemana, Kabupaten Sikka, Nusa  Tenggara Timur (NTT), Bahrudin Labaho (45) dan Salim Al Azis (16) yang adalah anak buah Kapal

Motor Nelayan Putri Kembar, keduanya menjadi korban penembakan orang tidak dikenal di perairan antara Reo dan Riung, Kabupaten Manggarai, sekitar 2 mil dari darat.

Korban langsung meninggal di tempat, sementara pelaku penembakan melarikan diri. Peristiwa ini  terjadi pada Kamis (4/7) sekitar pukul 17.00 Wita. Dengan kapal motor yang sama, rekan-rekan  korban sebanyak 14 orang langsung membawa korban pulang ke Desa Pemana.

Sebelum pulang kampung, korban masih sempat diotopsi di RSUD TC. Hillers Maumere. Salim Al  Azis terkena tembakan di bagian mata sebelah kiri. Sedangkan Bahrudin Labaho terkena tembakan  di bagian belakang kepala. Seusai otopsi, korban langsung dibawa ke Pemana dengan menggunakan kapal motor yang sama.*** (AVI)

Baca Juga :  Siswa Tidak Lolos Seleksi Masuk Sekolah Swasta

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button