Home / Pena_VJB / Adik Bupati Sabu Raijua Jadi TSK, Bupati Akan Dipanggil Sebagai Saksi

Adik Bupati Sabu Raijua Jadi TSK, Bupati Akan Dipanggil Sebagai Saksi

Bagikan Halaman ini

Share Button

15

 

Moral-politik.com. Paulus Dira Tome, adik kandung  Bupati Sabu Raijua, Marthen Dira Tome akhirnya ditetapkan sebagai  tersangka dalam kasus pengeroyokan yang menimpa Jakobus Pello alias Jeky Pelo, sopir KPUD Sabu Raijua.

Penetapan Paulus Dira Tome menjadi tersangka ini dikatakan Kapolsek Sabu Barat, Kompol Tommy Wila Huki saat dikonfrimasi Moral-politik.com melalui telepon selularnya, Senin (26/8/2013)

“Benar bahwa Paulus Dira Tome sudah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus pengeroyokan terhadap sopir KPUD Sabu Raijua,” katanya.

Huki mengatakan,  Paulus ditetapkan menjadi tersangka bersama dua orang lainnya masing-masing Kirenius Buli yang merupakan Caleg dari Partai Golkar dan ajudan Bupati Sabu Raijua, Alfred Hina Lede. Dengan bertambahnya tiga tersangka ini, maka jumlah tersangka dalam kasus pengeroyokan yang terjadi di belakang kantor KPUD Sabu Raijua pada minggu (9/8) kini menjadi empat tersangka, karena sebelumnya Polisi sudah menetapkan satu tersangka yakni sopir Bupati Sabu Raijua, Oktovianus Kido alias A’a Kido, yang diduga sebagai pelaku utama dalam pengeroyokan ini.

“Jumlah tersangka dalam kasus ini sudah empat orang masing-masing oktovianus Kido, Paulus Dira Tome, Kirenius Buli dan Alfred Hina Lede,” kata Huki.

Selain menetapkan tiga tersangka lain dalam kasus pengeroyokan ini, kata Huki, pihaknya juga akan memanggil Bupati Sabu Raijua, Marthen Dira Tome untuk diambil keterangannya sebagai saksi karena pada saat kejadian Bupati bersama-sama dengan para tersangka.

“Saat kita buat panggilan kepada Pak Bupati, beliau bertepatan sementara dinas di luar Sabu sehingga setelah beliau tiba di Sabu nanti kita akan kembali menjadwalkan pemanggilan terhadap beliau sebagai saksi,” katanya.

Huki menegaskan, dalam menangani kasus ini pihaknya akan tetap netral tanpa merugikan pihak tertentu. Pihaknya juga tidak menutup kemungkinan jika kedua belah pihak ingin melakukan perdamaian atas peristiwa yang terjadi. Sehingga jika ada perdamaian bisa dilampirkan dengan berkas lain untuk diserahkan ke kejaksaan.

Baca Juga :  Kepergok Bareng Mantan Suami, Wanda Hamidah Tepis Ingin Rujuk

“Kita tetap bekerja profesional dan netral tanpa merugikan pihak manapun!” tegasnya. (richo)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button