Home / Sport / Agus Sudarsono: Saya Tulus Maafkan “7 Oknum TNI-AL” Pengeroyok

Agus Sudarsono: Saya Tulus Maafkan “7 Oknum TNI-AL” Pengeroyok

Bagikan Halaman ini

Share Button

10

 

 

Moral-politik.com. Agus Sudarsono (38), warga Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Satpam  pada salah satu tempat hiburan malam LK, di Jalan Soeharto Kupang, akhirnya memaafkan perbuatan para pelaku penganiayaan terhadap dirinya, yang diduga dilakukan oleh tujuh orang oknum TNI-AL beberapa hari lalu.

Sudarsono kepada wartawan, Kamis (1/8) mengatakan, sebagai  manusia dirinya tulus memaafkan perbuatan dari para pelaku yang diduga sebagai oknum TNI-AL, yang melakukan pengeroyokan terhadap dirinya beberapa hari lalu ketika sedang bekerja.

Hingga saat ini Sudarsono masih terbaring di Rumah Sakit Bhayangkara Kupang (RSB). Sudarsono terlihat  lemas dan pelipis kiri hingga alis matanya masih dibaluti verban putih. Pada kulit pembalut daging di pergelangan tangan kanannya tertancap sebuah jarum infus.

Sudarsono yang  dirawat di RSB Kupang itu  akibat peristiwa naas yang menimpanya ketika sedang bekerja. “Malam itu ada Abang-abang  datang untuk minum. Mereka juga bukan orang baru karena sudah sering main ke LK. Biasanya kalau sudah mabuk, saya yang bantu untuk rawat dan jaga-jaga mereka. Tapi mungkin malam itu memang nasib saya lagi apes,” kata Sudarsono.

Sudarsono  mengisahkan, para oknum yang diduga anggota TNI AL yang mengunjungi tempat hiburan tersebut sudah dianggap sebagai saudara. Karena mereka sudah sering berkunjung ke lokasi hiburan malam tempat ia bekerja.

“Saya sudah memaafkan mereka dan tidak ada dendam. Kepada komandan Abang-abang, saya minta maaf kalau memang ada buat salah. Saya adalah orang susah, tidak mau memperpanjang masalah ini,” katanya.

Sudarsono mengatakan, dirinya bersama istri dan tiga orang anak serta keluarga besar tidak ingin memproses kasus penganiyaan yang berujung di rumah sakit itu. Hal ini karena dirijnya orang kecil yang bekerja sebagai Satpam di tempat hiburan malam untuk menyambung hidup.

Baca Juga :  Gubernur Sebaiknya dipilih DPRD

“Manajemen tidak lepas. Justru Bos  yang suruh saya kembali lagi ke rumah sakit ini  untuk dirawat. Tadi pagi Bos yang antar saya kembali ke sini karena masih muntah-muntah,” kisahnya.

Sudarsono  mengatakan, pihaknya sudah pasrah dan trauma dengan peristiwa yang dialaminya. Penganiyaan oleh oknum yang diduga anggota TNI-AL terhadap dirinya bukan hanya sebatas di tempat hiburan malam tempat ia  bekerja.  Tetapi, ungkap Sudarsono, dirinya masih sempat dianiaya oleh oknum anggota di POM TNI- AL.

“Kalau mereka mau paksa saya ke sana untuk ambil keterangan, saya tidak mau ke sana lagi kecuali ada yang bantu saya. Saya juga tidak mau ke sana kalau tidak ada wartawan yang ikut!” tegasnya. (richo)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button