Home / Sport / Belum Terima Gaji ke-13, Guru di Lembata Ancam Demonstrasi

Belum Terima Gaji ke-13, Guru di Lembata Ancam Demonstrasi

Bagikan Halaman ini

Share Button

7

Moral-politik.com. Para guru di Waipukang, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata mengeluhkan sampai saat ini belum menerima gaji ke-13. Mereka mengancam akan menggelar aksi demonstrasi menuntut pembayaran gaji ke-13 dimaksud.

Sadiyah, salah satu guru di Waipukang ketika menghubungi Moral-politik.com dari Kupang, Senin (19/8)  mengatakan, gaji untuk bulan Agustus pun baru dibayar pada Senin, 12 Agustus lalu. Padahal Dinas Pendidikan kabupaten sudah menyerahkan anggaran untuk pembayaran gaji Agustus dan gaji bulan ke-13 ke Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Waipukang, Kecamatan Ile Ape untuk pembayaran dua item gaji dimaksud sebelum liburan Idul Fitri 1343 H.

Sebagai umat Muslim, kata dia, dua item gaji itu sangat dibutuhkan untuk kebutuhan perayaan lebaran lalu. Permasalahannya ada pada bendahara UPTD Kecamatan yang tidak membayar gaji para guru tidak tepat waktu.

“Yang kami tidak terima adalah kenapa semua pegawai yang ada di Lembata sudah menerima gaji bulan 13, kenapa kami semua staf guru- guru di Waipukang belum terima. Apa alasan dan kendalanya,” tanya Sadiyah retoris.

Lebih lanjut ia meminta bupati segera memutasikan bendahara UPTD Waipukang yang selalu terlambat membayar gaji para guru di Kecamatan Ile Ape. Padahal gaji merupakan hak para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang harus dibayar tepat waktu. Apalagi gaji pegawai di kecamatan itu sudah diberikan oleh bendahara Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata.

“Perilaku bendahara UPTD Waipukang sudah keterlaluan karena selalu terlambat bayar gaji para guru,” ujar Sadiyah.

Muhammad, salah satu guru lainnya di Kecamatan Ile Ape mengungkapkan, pihaknya sudah cek ke bendahara di Dinas Pendidikan Lembata soal gaji bulan Agustus yang baru dibayar pada 12 Agustus dan gaji bulan 13 yang hingga kini belum dibayar kepada para guru. Keterangan yang diperoleh menyatakan kalau dua item gaji itu sudah diterima bendahara UPTD Waipukang sebelum liburan lebaran.

Baca Juga :  DPRD Belu dan Bupati Dinilai Kongkalikong

“Kalau memang dibayar terlambat karena alasan libur, kenapa tidak dibayarkan sekalian dua item gaji pada 12 Agustus lalu. Padahal bupati sudah peerintahkan untuk membayar gaji sebelum hari rayar Idul Fitri,” tandas Muhammad.*** (AVI)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button