Home / Sport / Camat Moenleu: Perlu Pencanangan Bulan Akta

Camat Moenleu: Perlu Pencanangan Bulan Akta

Bagikan Halaman ini

Share Button

camat Moenleu dan Kabid Capil Dukcapil TT

 

Moral-politik.com. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) diminta untuk merancang dan mengajukan ke pemerintah kabupaten guna menetapkan 1 bulan khusus untuk melakukan pelayanan akta-akta, terutama akta kelahiran bagi anak.

Permintaan itu diungkapkan Camat Biboki Moenleu, Petrus Mau di Kaubele, Sabtu (3/8) pada acara kampanye pencatatan kelahiran yang dilakukan 7 Karang Taruna Desa di kecamatan tersebut. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kabid Catatan Sipil Dinas Dukcapil TTU, Soleman Naklui dan sejumlah pendamping dari Yayasan Mafefa Timor.

Camat Mau menjelaskan, dengan adanya sebuah pencanagan bulan Akta oleh pemerintah kabupaten maka pada bulan tersebut semua unsur dari pemerintah dan masyarakat akan fokus melakukan pelayanan untuk mencapai target-target yang ditetapkan oleh pemerintah kabupaten melalui Dukcapil.

“Kalau  ini dirancang dengan baik dan disampaikan kepada Bupati TTU, saya kira bupati akan menyetujui konsep tersebut. Dengan demikian, kita bisa mengatasi begitu banyak warga yang saat ini belum memiliki akta kelahiran,” tandasnya.

Dia menjelaskan, selama pemerintah kecamatan sudah berulang-ulang kali menyampaikan sosialisasi dan penyampaian kepada masyarakat untuk mengurus akta bagi anaknya, hanya saja kesadarannya masih sangat rendah. Akibatnya, banyak warga TTU, khususnya warga di Biboki Moenleu belum memiliki akta kelahiran. Karena itu, sangat membutuhklan langkah alternative lain untuk mempercepat proses pencatatan kelahiran bagi anak di wilayah ini.

Kabid Capil Dukcapil TTU, Soleman Naklui menyambut baik permintaan dari Pemcam Biboki Moenleu. Dia juga menjelaskan, pihaknya sementara ini lagi menyusun draf peraturan bupati terkait pendekatan pelayanan capil di tingkat kecamatan.

Sementara Sekretaris Yayasan Mafefa Timor, Jenymartis Siki, pada kesempatan itu menjelaskan, kegiatan kampanye pencatatan kelahiran yang dilakukan  orang muda yakni Karang Taruna dan Sanggar Anak dengan melibatkan masyarakat dan pemerintah setempat.

Baca Juga :  Waket KPK: Pimpinan KPK Bakal Melindungi Jubir Johan Budi

Kegiatan ini, kata Siki merupakan  bagian dari aktivitas project Universal Brits Regitration (Pencatatan kelahirtan secara menyeluruh), yang mana Yayasan Mafefa Timor bekerjasama dengan Plan Indonesia dengan didukung oleh Uni Eropa. (amy)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button