Home / Pena_VJB / Charisal A. Manu: Dana Waduk Kolhua Terancam Dialihkan!

Charisal A. Manu: Dana Waduk Kolhua Terancam Dialihkan!

Bagikan Halaman ini

Share Button

bendung

foto: lokasi bakal waduk kolhua (gambar diambil pekan lalu)

Moral-poltik.com. Belum tuntasnya masalah pembebasan lahan bakal Waduk Kolhua di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menjadi urusan pemerintah daerah, bakal menjadi ganjalan pembangunan waduk tersebut. Terbetik kabar dananya  terancam dipindahkan ke daerah lain.

“Keputusannya berada di tangan Kementerian PU, apakah mereka mau pindahkan rencana  pembangunan waduk ke tempat lain karena yang membutuhkan sumber air baku bukan saja Kota Kupang,” kata kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, Charisal A. Manu kepada wartawan  di Kupang, Kamis (15/8).

Menurutnya, di NTT dari aspek teknis sudah layak dibanguan sekitar 75 waduk di 22 kabupaten/kota. Yang sudah siap saat ini adalah Rotiklot di Kabupaten Belu, Raknamo di  Kabupaten Kupang, Napung Gete di Kabupaten Sikka dan Goriola di Kabupaten Sabu Raijua.

Dia mengatakan, pihaknya sudah melakukan pembicaraan serius dengan Pemerintah Kabupaten Belu  tentang rencana tersebut, apapagi soal lahan untuk Waduk Rotiklot hanya memerlukan persetujan  Menteri Kehutanan, karena lokasi genanganya seluas hanya 25 hektare.

“Kami sudah meminta Bappeda Belu untuk melakukan studi AMDAL sebelum rencana tersebut dilaksanakan dan paling lambat tahun 2014 mendatang, waduk Rotiklot sudah bisa dibangun  dengan dana yang dibutuhkan Rp 100 miliar,” jelasnya.

Dia menuturkan, terkait rencana pembangunan Waduk Kolhua yang menjadi sumber air baku di Kota  Kupang, pihaknya masih berharap pemerintah kota setempat bisa menuntaskan masalah pembebasan  lahan milik masyarakat, yang tiba-tiba mencuat beberapa waktu lalu.

Kata dia, sangat disayangkan jika dana untuk pembangunan waduk Kolhua dialihkan ke daerah  lain, padahal rencana pembangunan waduk itu mulai bergulir sejak tahun 1993 lalu, guna  mengatasi kesulitan sumber air baku di Kota Kupang.

Baca Juga :  Ursula G Lio Pimpin WKRI Bagi Bunga Dukung Bebas Narkoba

“Kita tidak ingin kasus Waduk Mbay terulang kembali di Waduk Kolhua. Karena ketidaksiapan  pemerintah daerah, dana untuk Waduk Mbay dipindahakan ke Jeneponto, Sulawesi Selatan beberapa
tahun lalu,” ujarnya.

Dia menambahkan, untuk pembangunan waduk Kolhua, Kementerian PU sudah mengalokasikan dana  sebesar Rp 480 miliar, sedangkan untuk dana pembebasan lahan menjadi tanggung jawab  pemerintah daerah, baik pemerintah kota maupun pemerintah provinsi.*** (AVI)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button