Home / Pena_VJB / Cinta Leluhur, Pengungsi Rokatenda Tolak Direlokasi

Cinta Leluhur, Pengungsi Rokatenda Tolak Direlokasi

Bagikan Halaman ini

Share Button

3

 

 

Moral-politik.com. Sekitar 1.034 pengungsi korban erupsi Gunung Rokatenda di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa tenggara Timur (NTT) yang saat ini ditampung di Maumere, menolak rencana pemerintah daerah setempat untuk direlokasi ke Pulau Besar, Kecamata Alok, salah satu pulau di wilayah itu.

Salah seorang pengungsi korban erupsi Gunung Rokatenda, Viktorius yang dihubungi, Minggu (25/8) mengatakan, niat pemerintah daerah tersebut memang baik. Namun, mereka tidak ingin berpindah dari satu pulau ke pulau lainnya.

“Yang kami inginkan adalah di relokasi di daratan Flores entah di Kabupaten Sikka atau di Kabupaten Ende, sehingga bisa dengan leluasa berkunjung ke Pulau Palue kapan saja untuk melihat kampung halaman dan kuburan leluhur,” katanya.

Menurut Viktorius, masyarakat Pulau Palue masih sangat kental dengan adat budayanya. Masyarakat tidak ingin dipisahkan begitu saja dengan tanah leluhurnya apalagi harus pindah ke pulau lain.

Dia mengatakan, saat ini juga banyak pengungsi tidak betah lagi di tempat penampungan dan meminta untuk segera pulang, karena aktivitas Gunung Rokatenda sudah mulai normal. Dengan begitu, masyarakat yang sempat diungsikan diberi kesempatan untuk melihat rumah dan lahan pertanian yang sudah lebih dari dua minggu ditinggalkan. (AVI)***

Baca Juga :  Inilah Jeritan Hati Rosdiana tentang Pria-pria

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button