2
foto: ilustrasi

 

 

Moral-politik.com. Satpol PP Kota Kupang dan Satpol PP Provinsi NTT, besok, Kamis (15/8/2013)  akan melakukan eksekusi Lapak Jualan  sebanyak 8 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di halaman Parkir Rumah Sakit Umum (RSU) W.Z. Johanes Kupang.

Eksekusi ini dilakukan karena pihak manajemen RSU menilai keberadaan para PKL sangat mengganggu arus parkiran di wilayah rumah sakit.

“Dari hasil rapat yang dilakukan kemarin, Selasa (13/08) antara manajemen RSU, pihak Satpol PP Provinsi dan Satpol PP Kota Kupang disepakati bahwa besok jam 09.00 Wita eksekusi akan dilakukan,” kata Kasat Pol PP Kota Kupang, Thomas Dagang kepada wartawan di Kupang, rabu (14/08).

Menurut Kasat, sesuai dengan permintaan dari pihak Satpol PP Provinsi, pihak Satpol PP Kota Kupang akan menurunkan sebanyak dua regu anggota  untuk  eksekusi PKL di lokasi RSU dan pembongkaran tidak dilakukan secara paksa, tapi atas inisiatif dari para PKL. Jika sesuai jadwal yang ditentukan para PKL tidak bersedia membongkar sendiri, maka pihak Satpol PP akan membongkar paksa lapak yang ada.

Ia menambahkan, selain keterlibatan pihak Satpol PP, aparat keamanan dari pihak kepolisian juga akan diturunkan untuk mengantisipasi perlawanan dari para pedagang. (Nyongky)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 44 = 45