IMG-20130823-01191

Moral-politik.com. DPRD Kota Kupang mengkritisi kebijakan pemerintah Kota Kupang dalam Penyertaan Modal kepada Bank NTT sebesar Rp 5 Milyar pada tahun 2014 mendatang.

“Saya tidak setuju dengan Penyertaan Modal karena daerah ini butuh dana untuk pembangunan. Pemerintah seharusnya tidak mencari deviden (bunga) tapi pelayanan terhadap masyarakat yang dibutuhkan untuk membiayai masyarakat,” kata Anggota DPRD Kota Kupang, Ardy Kalelena kepada Moral-politik.com di Kupang, Jumat (23/08).

Ia mengatakan, dana pembangunan untuk Kota Kupang banyak bergantung dari Pemerintah Pusat lewat APBN.

“Lebih baik dana itu untuk pembangununan daripada punya duit banyak tapi Pemkot hanya duduk manis tanpa pedulikan percepatan pembangunan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai goal pembangunan!” tegasnya.

Ardy Kalelena menambahkan, jangan ada lagi penambahan modal karena modal yang ditanamkan ke Bank NTT sudah cukup banyak.

“Jangan hanya mencari keuntungan, tapi mengorbankan percepatan pembangunan di Kota Kupang,” pungkasnya. (Nyongky)

Baca Juga :  Sengketa Pilkada NTT : Tim Esthon-Paul Yakin Menang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here