Home / Sport / Dukcapil TTU Akan Turun Melayani di Kecamatan

Dukcapil TTU Akan Turun Melayani di Kecamatan

Bagikan Halaman ini

Share Button

Cewek Kaubele kampnye akta KELAHIRAN

foto: wanita berkampanye

Moral-politik.com. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil  Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU)  saat ini sedang merancang sebuah peraturan Bupati untuk memperpendek jarak pelayanan pencatatan akta kelahiran bagi masyarakat di tingkat kecamatan.

Hal ini diungkapkan Kabid Catatan Sipil  Dinas Dukcapil TTU, Soleman Naklui di aula kantor Camat Biboki Moenleu, Sabtu (3/8) kemarin, menanggapi pengeluhan warga muda di kecamatan tersebut dalam dialog  yang dipandu oleh Sekretaris Yayasan Mafefa Timor, Jenymartis Siki.

Dia menjelaskan, baru-baru ini pihaknya bersama Plan Kefamenanu  dengan didukung oleh Uni Erop serta utusan dari  sejumlah pemerintah kecamatan, melakukan kunjungan ke Kabupaten TTS untuk meninjau pelaksanaan  UPTD yang dibentuk untuk pelayanan pencatatan kelahiran di beberapa titik.

Dalam kunjungan itu, ternyata di kabupaten tersebut pembentukan UPTD hanya menggunakan Peraturan Bupati.

“Karena itu, saya kira di TTU juga tidak akan terlalu rumit, kita sementara ini sedang rancang kalau sudah selesai kita akan konsultasikan dengan bupati dan kalau beliu tidak keberatan maka kita akan bentuk 4 UPTD,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, dari 4 UPTD yang akan dibentuk, kemungkinan besar satu akan dialokasikan untuk Kecamatan Biboki Moenleu, karena pertimbangan selain menjadi wilayah dampingan sejumlah LSM yang melakukan penguatan di bidang ini, juga pertimbangan jarak yang cukup jauh, sehingga membutuhkan biaya yang besar dalam pengurusan sebuah akta kelahiran.

Sementara itu Sekretaris Yayasan Mafefa Timor, Jenymartis Siki, kesempatan itu menjelaskan, dialog tersebut merupakan puncak kegiatan dari Kampanye pencatatan kelahiran yang dilakukan warga muda di kecamatan tersebut dengan didampingi oleh Yayasan Mafefa Timor, selama 1 hari.

Kegiatan kata Siki, diawali dengan penyampaian pesan atau orasi oleh warga muda dari 7 desa  tentang pencatatan kelahiran untuk mendorong masyarakat untuk memiliki kesadaran dalam melakuman pengurusan akta bagi anak dari desa Oepuah Utara dan Oepuah Selatan dan berakhir di Kantor Camat Moenleu di wilayah Desa Kaubele.

Baca Juga :  Bali: PAS Unggul di Hitung Cepat

Selain itu juga, kata Siki, untuk meningkatkan kesadaran lembaga penyedia layanan mulai dari pemerintah desa hingga di kabupaten guna memberikan pelayanan pencatatan yang jauh lebih maksimal.

Kegiatan ini, yang diikuti oleh warga Karang Taruna dan Sanggar anak ini, kata Siki merupakan  bagian dari aktivitas project Universal Brits Regitration (Pencatatan kelahirtan secara menyeluruh), yang mana Yayasan Mafefa Timor bekerjasama dengan Plan Indonesia dengan didukung oleh Uni Eropa. (amy)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button