Home / Sport / Gara-gara Langgar Kode Etik, DKPP Pecat 5 Anggota KPU Nagakeo

Gara-gara Langgar Kode Etik, DKPP Pecat 5 Anggota KPU Nagakeo

Bagikan Halaman ini

Share Button

1

 

Moral-politik.com. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya melakukan pemecatan terhadap 5 anggota KPU Nagakeo, karena dinilai telah melanggar kode etik saat menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Ketua KPU NTT, Jhon Depa kepada wartawan, Sabtu (3/8) mengatakan, KPU NTT melakukan pemecatan terhadap 5 anggota KPU Ngakeo karena dinilai telah melanggar kode etik saat penyelenggaraan Pilkada di Kabupaten Nagakeo.

“Lima anggota KPU Nagekeo itu telah dipecat oleh DKPP, karena melanggara kode etik,” kata Ketua KPU NTT.

Kelima anggota KPU Nagekeo yang dipecat diantaranya Ketua KPU Nagekeo, Yohanes Ardus Seda, dan empat anggota yaitu Mathilde Paulina Dhae, Martinus Syrilus Malo, Marianus Bele Ritan serta Nikolaus Hema Daen.

Dia mengatakan keputusan pemecatan itu berkaitan dengan sengketa pilkada Nagekeo periode 2013- 2018. Anggota KPU Nagekeo itu diadukan ke DKPP, karena menggugurkan dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo yakni Mbulang Lukas yang berpasangan dengan Angela Regina Maria Wea, dan Mersellinus Ado Wawo-Marsel Lowa sebagai peserta pilkada.

Kuasa hukum pasangan calon bupati Nagekeo, Piet Nuwa Wea, Johanes Don Bosco Do, dan kawan- kawan, Petrus Selestinus mengatakan, lima komisioner KPU Nagekeo telah dipecat oleh DKPP dalam rapat pada 1 Agustus 2013. Akibat pelanggaran dalam penyelenggaraan pilkada di Nagekeo 2013.
Pemecatan itu berdasarkan laporan pasangan bakal calon dan pasangan calon bupati Johanes Don Bosco Do, dkk melalui Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI). “Keputusan ini berdasarkan laporan TPDI ke DKPP terkait sengketa pilkada Nagekeo,” katanya. (richo)

Baca Juga :  3 pejabat di Polres Rote Ndao dimutasikan

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button